Zubir Tewas Ditembak di Malaysia, Ada yang Minta 16.000 Ringgit untuk Biaya RS dan Pemulangan Jenazah

Zubir Tewas Ditembak di Malaysia, Ada yang Minta 16.000 Ringgit untuk Biaya RS dan Pemulangan Jenazah

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Muhammad Zubir (32), warga Lamno, Aceh Jaya, tewas ditembak orang tak dikenal di Felda Keratong 2,  Pahang, Malaysia, Rabu malam (25/10/2017).

Saat ini, jenazahnya masih berada di kamar mayat Rumah Sakit Tengku Ampuan Afzan (HTAA) Kuantan.

Informasi tewasnya warga Aceh ini menyebar cepat. Anggota DPD RI asal Aceh Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma juga mengatakan telah mendapat informasi tersebut.

Baca: Warga Aceh Dilaporkan Tewas Ditembak di Malaysia

Menurut Haji Uma, keluarga korban juga sempat panik lantaran mendapat informasi simpang siur ihwal proses pemulangan jenazah korban dan pembayaran rumah sakit yang sangat tinggi.

“Ada informasi yang diterima agak simpang siur, bahkan keluarga mendapat telepon dari pihak tertentu yang mencatut nama kedutaan dan meminta uang untuk penebusan jenazah di rumah sakit 16.000 RM (sekira Rp 51 juta lebih),” kata Haji Uma yang mendapat laporan dari keluarga korban.

Namun, kata Haji Uma, dia telah menelusuri bahwa peristiwa ini masih ditangani sepenuhnya oleh pihak terkait di sana. “Jadi bagaimana bisa ada yang minta Rp 16.000 RM sementara saat ini semuanya masih dalam pengawasan ketat otoritas di sana,” katanya.

Itulah sebabnya, kata Haji Uma, pihak keluarga di Aceh diminta untuk tenang dan tidak menanggapi pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan instansi tertentu di Malaysia terkait biaya tebus dan pemulangan jenazah tersebut.

 “Saya juga sudah coba berkomunikasi dengan KBRI, untuk tindak lanjutnya KBRI sedang bekerja mengidentifikasi permasalahan, dan dalam hal ini tentukan banyak pihak yang kan dihubungi nantinya, kita tunggu saja seperti apa hasilnya,” kata Haji Uma.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...