Zona Merah, Pidie Jaya Tetap Laksanakan Belajar Tatap Muka

Zona Merah, Pidie Jaya Tetap Laksanakan Belajar Tatap Muka

BERITAKINI.CO, Sigli | Pidie Jaya masuk dalam daerah dengan tingkat resiko tinggi penularan Covid-19 atau zona merah.

Namun pemerintah daerah belum mengambil kebijakan terutama terhadap mekanisme belajar mengajar di kabupaten itu.

Sampai saat ini, aktivitas sekolah masih seperti biasa. Proses belajar mengajar belangsung secara tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Jaya, Saiful membenarkan proses belajar tatap muka masih berlangsung di semua janjang pendidikan di Pidie Jaya.

Namun tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker, cuci tangan hingga pembatasan 18 siswa setiap ruang kelas.

"Proses belajar tatap muka masih tetap dilaksanakan sesuai mekanisme belajar dalam suasana pandemi covid, belum ada perubahan," kata Saiful, Kamis (1/10/2020).

Soal daerah beresiko penyebaran virus Corona, Saiful mangaku baru mendapat kabar penetapan zona merah tadi malam, sehingga belum melakukan pembahasan dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pidie Jaya.

"Kan baru semalam Pidie Jaya masuk zona merah, jadi belum sempat kita bahas evaluasi pembalajaran," timpanya.

Dalam Surat Kaputusan Bersama (SKB) empat menteri pun, kata Saiful, tetap melibatkan beberapa pihak dalam pengambilan keputusan proses belajar mengajar dalam suasana pandemi Covid-19.

"Dalam SKB empat menteri diminta kita berkoordinasi dengan tim gugus terlebih dahulu, ini mereka (tim gugus) lagi di Banda Aceh, kemungkinan nanti malam kita akan duduk dulu," ujarnya.

Seperti diketahui, Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-9 diitegaskan bahwa satuan pendidikan di zona kuning dan hijau yang boleh melakukan pembelajaran tatap muka secara bertahap.

Sementara Pidie Jaya telah masuk dalam zona merah per 27 September 2020 lalu.

Rubrik

Komentar

Loading...