Waspada Tanda-tanda Akun WhatsApp Lagi Dimata-matai Stalker

Waspada Tanda-tanda Akun WhatsApp Lagi Dimata-matai Stalker
Gambar close-up logo WhatsApp di mata seorang. Foto: Christophe Simon / AFP

BERITAKINI.CO | WhatsApp menjadi salah satu aplikasi pesan instan terpopuler di mata masyarakat global. Buktinya, jumlah penggunanya diklaim telah mencapai 2 miliar orang di seluruh dunia per Februari 2020 lalu.

Ia banyak dipilih karena penggunaannya yang tak sulit. Bahkan, aplikasi terus ditambah dengan fitur baru yang memudahkan pengguna, misal, daftar kontak teman lewat fitur scan QR code tanpa perlu masukkan nomor selulernya.

Namun, teknologi memang tidak ada yang sempurna. Di balik berbagai manfaatnya, WhatsApp juga menyimpan bahaya yang bisa mengintai para penggunanya. Profil akun seseorang di WhatsApp bisa dimanfaatkan sebagai celah bagi stalker atau penguntit untuk memata-matai aktivitas targetnya.

Hal ini karena WhatsApp memungkinkan orang lain melihat status online setiap kali pengguna membuka aplikasi. Ada juga fitur Last Seen yang memungkinkan orang lain untuk melihat kapan terakhir kali seseorang membuka WhatsApp (walau fitur ini bisa dinonaktifkan).

Seorang software engineer bernama Robert Heaton berpendapat, bahwa WhatsApp mungkin bisa menjadi alat canggih untuk menguntit seseorang. Lewat WhatsApp, pengguna bisa melacak pola tidur seseorang, melihat pola komunikasi antara dua orang yang terjadi secara teratur, serta mengetahui siapa orang yang paling dekat dengan mereka.

Informasi-informasi tersebut tentu tak ingin diketahui oleh sembarang orang. Namun, ternyata semua hal itu terbaca oleh penguntit.

Lalu, apakah sebenarnya pengguna bisa mengetahui jika ada penguntit yang mengintai profil mereka? Untuk meningkatkan kewaspadaan, berikut lima tanda-tanda jika WhatsApp kamu sedang dimata-matai, seperti dilansir Bustle.

  • Akun WhatsApp penguntit tersangka selalu online
  • Ketika kamu membuka WhatsApp, kamu akan langsung menerima pesan dari penguntit
  • Penguntit secara konsisten memperhatikan profil dan selalu berkomentar saat kamu mengunggah Status
  • Kalau kamu mengganti foto profil, penguntit selalu mengomentari
  • Tanda centang segera berubah menjadi biru kapan pun kamu mengirim pesan pada orang itu

Jika khawatir akunmu menjadi target penguntit, kamu bisa menonaktifkan fitur Last Seen dan Read Receipts pada pengaturan Privacy, agar penguntit tidak bisa melihat kapan terakhir kali kamu membuka WhatsApp dan apakah kamu sudah membaca pesan darinya atau belum. Risikonya, kamu tidak bisa melihat Last Seen dan Read Receipts orang-orang di kontakmu.

Apabila tak ingin menanggung risiko itu, kamu bisa menghapus kontak yang diduga sebagai penguntit dari daftar kontak di smartphone. Kemudian ubah pengaturan Privacy pada semua fitur menjadi My Contacts. Cara ini diharapkan penguntit tak bisa lagi melihat seluruh aktivitasmu di aplikasi WhatsApp tanpa harus mengorbankan kenyamanan pengguna.

Rubrik
Sumber
Kumparan.com

Komentar

Loading...