Warga Minta Geuchik Peunyerat Dimakzulkan, Camat Banda Raya: Sudah Tujuh Pertemuan Tidak Ada Titik Temu

Warga Minta Geuchik Peunyerat Dimakzulkan, Camat Banda Raya: Sudah Tujuh Pertemuan Tidak Ada Titik Temu

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Warga Gampong Peunyerat, Kota Banda Aceh menyegel kantor geuchik setempat, kemarin.

Penyegelan itu dipicu kurangnya transparansi terhadap aset dan keuangan pemerintah gampong tersebut, sehingga geuchik diminta untuk mundur dari jabatannya.

Baca:

Menanggapi polemik itu, Camat Banda Raya Faidian kembali membuka kantor geuchik tersebut sekira pukul 10.00 WIB.

Menurut Faidian, meskipun ada masalah internal di gampong, fasilitas publik tetap tidak boleh ditutup.

“Permasalahan itu nanti ada jalur lain penyelesaiannya, meski begitu pelayanan kepada masyarakat harus tetap jalan,” kata kepada BERITAKINI.CO, Senin (25/1/2021).

Pihaknya saat ini tengah mencari jalan terbaik terkait atas permasalahan tersebut, karena memang telah berlarut dan berlangsung lama.

"Mediasi sudah kita lakukan selama tiga bulan terakhir ini, sudah tujuh kali pertemuan tapi belum ada titik temu," katanya.

Rapat itu mempertemukan geuchik dengan Tuha Peut Gampong (TPG) setempat, mereka meminta geuchik untuk segera mundur dari jabatannya.

"Mereka minta geuchik dimakzulkan, namun tidak ada pembuktian, sehingga geuchik tidak bisa mundur," katanya.

Meski diterpa polemik dalam pemerintahannya, kata Faidian, geuchik tersebut menyatakan akan tetap melanjutkan tugasnya hingga akhir masa jabatan dengan resiko apapun.

"Geuchik Ismed sudah sampaikan tak akan mundur, dia akan melanjutkan kepemimpinan dengan segala resiko yang akan menimpa,” katanya. | Rio Syahrany Official

Rubrik

Komentar

Loading...