Warga Demo Kejari Aceh Singkil Pertanyakan Kejelasan Kasus Proyek Peningkatan Jalan Teluk Rumbia Rp 21 Miliar

Warga Demo Kejari Aceh Singkil Pertanyakan Kejelasan Kasus Proyek Peningkatan Jalan Teluk Rumbia Rp 21 Miliar

BERITAKINI.CO, Singkil | Puluhan warga dari dua desa yakni Desa Rantau Gedang dan Teluk Rumbia, menggelar aksi di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Singkil, di Kecamatan Singkil Utara, Kamis (10/9/2020).

Mereka menuntut kejelasan terkait pengusutan dugaan penyimpangan pada proyek peningkatan jalan Singkil-Teluk Rumbia senilai Rp 21 miliar tahun anggaran 2018.

Kasus ini sempat ini ditangani kejaksaan, namun dinilai tak jelas juntrungannya.

Pantauan BERITAKINI.CO, aksi para pemuda dua desa itu mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.

Berorasi beberapa saat di halaman kantor kejaksaan, mereka kemudian ditemui oleh Kajari Aceh Singkil M Husaini.

Kepada kajari, mereka pun meminta agar kasus tersebut ditindaklanjuti.

Zulkarnain, salah seorang orator mengungkapkan, pengusutan kasus itu sempat dilakukan pada tahun yang lalu.

"Sudah satu tahun belum ada kejelasan, apakah ada kerugian negara atau tidak. Lantas bagaimana kelanjutannya?" kata dia.

"Kalau memang ada yang kerugian, tindak tegas sebagaimana diatur dalam hukum yang berlaku."

Sementara Kajari Aceh Singkil M Husaini mengatakan ikut perihatin dengan apa yang dialami masyakarat yang dilintasi jalan tersebut.

"Di sisi lain saya mengapresiasi langkah masyakarat terkait persoalan ini sekaligus mengawal langkah kejaksaan," katanya.

Kajari mengajak perwakilan aksi berdiskusi terkait itu.

"Banyak hal yang perlu saya sampaikan dan masih banyak hal yang perlu saya ketahui," katanya.

"Jangan khawatir pak, saya akan tetap berpegang teguh menegakkan hukum. Kami punya integritas, yang pasti bapak ibu jangan sanksikan saya."

Para pengunjuk rasa pun akhirnya sepakat menggelar audiensi di kantor kajari tersebut.

Rubrik

Komentar

Loading...