Walhi Minta Pemkab Singkil Tegas Soal Limbah PT Socfindo Penuhi Sungai Cinendan

Walhi Minta Pemkab Singkil Tegas Soal Limbah PT Socfindo Penuhi Sungai Cinendan

BERITAKINI.CO, Singkil | Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil untuk tegas terhadap perusahaan yang mengakibatkan aliran sungai Cinendang dipenuhi dengan limbah sawit.

“Pencemaran limbah bagian dari pidana lingkungan. Pemerintah harus meminta pertanggungjawaban hukum kepada pihak perusahaan,” kata Kadiv Advokasi Walhi Aceh, M.Nasir, Rabu (3/10/2018), menanggapi jebolnya tanggul limbah PT Socfindo di gampong Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah.

Baca: Tanggul Jebol, Limbah PT Socfindo Penuhi Sungai Cinendang di Aceh Singkil

Kata Nasir, pemerintah Aceh Singkil melalui dinasi terkait juga harus meminta pihak perusahaan untuk memperbaiki lingkungan yang rusak dan kerugian ekonomi masyarakat yang ditimbulkan.

“Pemerintah harus melakukan perhitungan kerugian lingkungan yang diakibatkan oleh pencemaran limbah tersebut,” kata Nasir.

Tak hanya itu, sambung Nasir, pemerintah juga perlu melakukan evaluasi dokumen lingkungan milik perusahaan tersebut untuk melihat upaya penanganan limbah sesuai dengan ketentuan hukum, baik secara infrastruktur kolam, teknologi yang digunakan, serta kelengkapan perizinan.

“Dalam aspek perizinan, jika menyalahi dapat dilakukan pencabutan izin, hasil hitungan kerugian lingkungan bagian dari denda yang harus dibayar,” kata Nasir.

Jika pencemaran lingkungan tersebut terjadi karena perusahaan lalai sehingga mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, dan mengakibatkan orang meninggal, kata dia, maka pihak perusahaan dapat dipidana penjara sesuai ketentuan UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. | IDRUS

Rubrik

Komentar

Loading...