Wakil Ketua DPRK: Longsor di Km 132 Akibat Penanganan Tidak Maksimal

Wakil Ketua DPRK: Longsor di Km 132 Akibat Penanganan Tidak Maksimal

BERITAKINI.CO, Calang | Wakil Ketua DPRK Aceh Jaya Teuku Asrizal mengungkapkan penyebab longsor di jalur utama lintas barat selatan di Km 132, Jumat (23/11/2018).

Menurut Asrizal, penyebab longsor yang terus menerus terjadi ini akibat tidak maksimalnya penanganan yang dilakukan oleh pemerintah.

Baca: Jalur Banda Aceh-Meulaboh Km 132 Longsor Lagi

Seperti diberitakan sebelumnya, tanah longsor yang menutup badan jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh di kawasan Gampong Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya ini terjadi hingga 4 kali dalam kurun waktu sebulan.

"Penanganan longsor akibat runtuhnya gunong Ceuncrang di Km 132 terkesan asal-asalan," kata Asrizal, Jumat (23/11/2018).

Seharusnya, kata Asrizal, penanganan longsor dilakukan secara maksimal dengan memperbaiki tebing gunung tersebut.

Hal ini, menurutnya, penting dilakukan untuk menghindari kecelakaan terhadap pengguna jalan.

"Kita mendesak Pemerintah Aceh agar lebih serius menyelesaikan persoalan ini, karena ratusan kenderaan melintas jalan ini setiap hari," kata Asrizal.

Terpisah, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Kantor BPBK Aceh Jaya, Ismail, juga mengaku penyebab longor itu karena penanganan tidak maksimal.

Kata dia, untuk memperbaiki atau mengerus tebing gunung Ceuncrang membutuhkan eskavator yang memiliki lengan yang panjang.

"Kami berharap dapat dibawa eskavator yang lengan panjang agar bisa menggerus batu di atasnya. Kita siap membantu pihak penaggung untuk membuat longsor buatan jika dibutuhkan," kata Ismail. | ARIF HIDAYAT

Rubrik

Komentar

Loading...