Wacana Pembentukan Provinsi ALA, Sarkawi Diwarning Jangan Ada Kepentingan Politik

Wacana Pembentukan Provinsi ALA, Sarkawi Diwarning Jangan Ada Kepentingan Politik

BERITAKINI.CO, Redelong | Tokoh pemuda dan berbagai LSM dari empat kabupaten di pedalaman Aceh melakukan silaturahmi bersama tokoh para pejuang ALA.

Dari empat kabupaten yang turut hadir tersebut di antaranya, Bener Meriah sebagai tuan rumah, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, dan Kabupaten Gayo Lues.

Mereka berdiskusi untuk melahirkan percepatan provinsi baru sekaligus menunjuk Alwin Al-Lahat sebagai ketua Komite Persiapan Pembentukan Provinsi Aceh Lauser Anatara (KP3ALA) Bener Meriah, Rabu (23/09/2020)

Pertemuan tersebut juga dihadiri Bupati Bener Meriah Sarkawi, Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus, Wakil DPRK Bener Meriah Husnul Ilmi dan beberapa tokoh ALA seperti Sutrisno dan Adijan.

Terlihat juga Ketua KP3ALA Aceh Tengah Zam Zam Mubarak, sejumlah mahasiswa, dan beberapa tokoh ALA lainnya.

Dalam kesempatan itu, Adijan salah satu tokoh ALA, yang juga mantan anggota DPRK Bener Meriah ini meminta segera memutuskan hubungan dengan Provinsi Aceh.

“Pemerintah yang ada di enam Kabupaten ini segera dilumpuhkan. Jangan ada rasa takut dengan Provinsi Aceh, kalau takut jangan harap pemekaran ini bisa terjadi,” katanya.

Selain itu juga, ia meminta agar Plt gubernur Aceh mengeluarkan rekomendasi untuk perecepatan pemekaran Provinsi tersebut.

“Dalam wilayah tengah, kita tidak ada membedakan suku. Baik itu suku Jawa, Aceh dan Gayo serta suku lainnya. Kita disini tetap bersatu. Ini demi kebutuhan rakyat,” Ujar mantan ketua Peta Bener Meriah ini.

Ia juga berharap Bupati Bener Meriah Sarkawi tetap pada pendiriannya untuk tetap memperjuangkan pemekaran provinsi baru.

“Jangan seperti sebelum-sebelumnya, ada kepentingan-kepentingan politik. Untuk Pak Sarkawi kami butuh bukti. Jangan ada kelompok-kelompok yang memanfaatkan perjuangan ini,” tegas Adijan

Selain itu, Ia juga meminta agar merangkul semua tokoh-tokoh ALA lainnya untuk menghargai perjuangan mereka sebelumnya.

“Persoalan yang dulu kita tinggalkan, sekarang mari kita bersatu mulai dari Bupati hingga pemerintahan terendah di Kabupaten, jangan ada yang menjadi penghianat,” ujarnya. | Eri Tanara

Komentar

Loading...