Wacana Pembentukan ALA, Sarkawi: Kami akan Lakukan dengan Cara Apapun

Wacana Pembentukan ALA, Sarkawi: Kami akan Lakukan dengan Cara Apapun

BERITAKINI.CO, Redelong | Tokoh masyarakat yang juga Bupati Bener Meriah, Sarkawi mengatakan akan menempuh cara apapun agar daerah otonomi baru (DOB) Provinsi ALA bisa lahir.

Hal ini penting, dan akan dilakukan dalam waktu dua tahun ke depan.

“Pemekaran ini harus terjadi. Sudah lama diperjuangkan oleh pendahulu kita dan sampai kepada generasi kita dan ini harus dilahirkan. Insya Allah,” ujar Sarkawi saat hadir di forum silaturahmi tokoh pejuang persiapan pemekaran Aceh Lauser Antara (ALA), di Bener Meriah, kemarin.

Sarkawi sendiri memproyeksikan pemilihan kepala daerah di Aceh pada 2022 akan bergeser.

“Saya ulangi, ini masih dugaan saya. Nah, jika terjadi pilkada pada 2024, maka dua tahun kabupaten ini akan dijabat oleh Pj bupati. Jadi jangan harap Pj bupati itu dapat memperjuangkan perjuangan pemekaran ini,” tegas Sarkawi.

Itulah sebabnya, pembentukan DOB ALA harus terealisasi dalam waktu singkat.

“Dari pemerintah daerah dari beberapa kabupaten akan mendukung dan mencari sumber-sumber daya apa saja yang dibutuhkan untuk lahirnya pemekaran tersebut,” katanya.

“Kami akan lakukan dengan cara apa pun. Karena ini adalah kepentingan akar bawah, kepentingan masyarakat. Bukan kepentingan elit politik.”

Selain itu, Ia juga akan mendesak Plt gubernur dan DPRA untuk mengeluarkan rekomendasi pemekaran Provinsi ALA.

“Perlu diketahui, ini merupakan momen yang sangat tepat ketika dicabutnya moratorium pembentukan daerah. Jadi, satu saja Provinsi Papua dimekarkan, Aceh juga dimekarkan,” kata Sarkawi.

Terkait draf yang sudah disahkan oleh Komisi II DPRI 2016 lalu, pihaknya akan menulusuri untuk memastikan sudah sampai di mana.

“Dalam waktu dekat kita akan diskusi bersama beberapa bupati agar bisa dikawal. Tentu perjuangan di atas itu sangat membantu perjuangan kawan-kawan di lapangan,” katanya.

“Ini bukan perjuangan dari titik nol, tapi ini merupakan perjuangan yang telah dilanjutkan oleh para pendahulu-pendahulu kita,” katanya.| Eri Tanara

Rubrik

Komentar

Loading...