Vonis Kasus Persetubuhan Adik-Kakak di Pidie: Tiga Terdakwa Dewasa Dihukum 100 Kali Cambuk

Vonis Kasus Persetubuhan Adik-Kakak di Pidie: Tiga Terdakwa Dewasa Dihukum 100 Kali Cambuk
Ilustrasi

BERITAKINI.CO, Sigli | Tiga dari lima orang yang terlibat seks bebas di Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie dihukum 100 kali cambuk, Rabu (17/11/2021).

Ketiganya adalah NJ (19) perempuan, Ma (22), dan WH (21).

Sedangkan dua lainnya sudah lebih dulu divonis. Mereka KH (15) dan MF (15).

Karena masih di bawah umur, KH dan MF dihukum pembinaan selama 36 bulan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Banda Aceh.

Sementara kemarin, Mahkamah Syariyah (MS) Sigli memvonis NJ, Ma, dan WH terbukti bersalah melakukan perzinahan.

Baca: Terinspirasi Film Porno, Adik Setubuhi Kakak Berkali-kali Hingga Hamil dan Melahirkan di Pidie

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie Muhammad Abduh mengatakan, vonis yang dijatuhi majelis hakim MS Sigli telah sesuai dengan tuntutan jaksa yakni 100 kali cambuk.

Meski putusan telah dibacakan, tak lantas semua terpidana bisa langsung menjalani eksekusi cambuk tersebut.

Khusus terhadap NJ, pelaksanaan cambuknya ditunda sampai dua tahun ke depan.

Hal yang menjadi pertimbangan eksekutor, yakni NJ baru melahirkan dan sedang mengikuti program menyusui, sehingga rentan terhadap ibu dan bayi.

"Usia bayi baru tiga bulan, jangan sampai setelah dicambuk, terjadi masalah bagi bayi dan ibunya, makanya kita tunda dulu," ujarnya.

Sebelumnya, dua terdakwa lain yang masih di bawah umur dalam kasus hubungan sedarah tersebut sudah duluan dihukum.

Lihat juga: Kasus Persetubuhan Adik-Kakak di Pidie: Hakim Vonis Dua Pelaku di Bawah Umur 36 Bulan Pembinaan

Kasus tersebut sebelumnya sempat menyeret perhatian publik, pasalnya aksi perzinahan tersebut melibatkan KH yang masih di bawah umur dengan NJ yang tidak lain adalah kakak kandungnya sendiri.

Sang adik kemudian mengajak kawan-kawannya untuk berhubungan intim dengan sang kakak.

Kasus terbongkar saat NJ hamil dan melahirkan bayi.

Rubrik

Komentar

Loading...