14 Ribu Vaksin Corona Tiba di Aceh, MPU: Belum Boleh Digunakan, Tunggu Hasil Kajian MUI Pusat

14 Ribu Vaksin Corona Tiba di Aceh, MPU: Belum Boleh Digunakan, Tunggu Hasil Kajian MUI Pusat

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk Faisal Ali mengatakan, vaksin yang telah diterima oleh Pemerintah Aceh belum dapat digunakan sebab belum memiliki sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Kita masih tunggu sertifikasi halal terlebih dahulu untuk menjawab hukum penggunaan vaksin Corona itu,” kata Tgk Faisal Ali kepada BERITAKINI.CO, Kamis (07/01/2021).

Faisal Ali mengatakan, MPU Aceh juga telah menggelar rapat koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, BPOM Pusat, dan MUI terkait hal itu.

Hasilnya, semua sepakat menunggu hasil kajian dari MUI.

Meski begitu, pendistribusian vaksin tersebut tetap dilakukan ke seluruh daerah.

“Namun, kita tetap komitmen tidak akan menggunakan sebelum ada hasil fatwa MUI,” katanya.

"Jadi masyarakat tidak perlu susah, karena tidak akan divaksin secara ‘membabi buta’. Tapi ini dengan persetujuan ulama," katanya.

Sejauh ini, lanjut Tgk Faisal, Pemerintah Aceh juga telah berkoordinasi dengan MPU Aceh terkait sosialisasi vaksin tersebut setelah terbit fatwa MUI.

“Sebab, kita belum punya sumber daya untuk mengkaji dan melihat vaksin itu secara utuh. Makanya kita hanya mengikuti fatwa dari MUI,” katanya. | Husaini Dani

Komentar

Loading...