Usia 22 Tahun, Dulmusrid Optimis Aceh Singkil Terus Bergerak Maju

Usia 22 Tahun, Dulmusrid Optimis Aceh Singkil Terus Bergerak Maju

BERITAKINI.CO, Singkil | Tanpa terasa Aceh, Kabupaten Singkil telah menginjak usia 22 tahun, sejak mekar dari Kabupaten Aceh Selatan pada 1999 silam.

Jika melongok pada usia tersebut, sudah selayaknya kabupaten ini bisa berdiri sejajar dengan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Aceh. 

Namun harus diakui, Aceh Singkil masih menyimpan rupa-rupa persoalan yang belum sepenuhnya teratasi.

Namun demikian, pemerintah daerah setempat meyakini bahwa kabupaten kelahiran ulama besar yakni Syekh Abdurrauf as-Singkili, akan bergerak maju dan lepas dari segala rintangan dan tantangan.

Hal itu disampaikan Bupati Aceh Singkil Dulmusrid dalam pidatonya pada acara pembukaan Musbaqah Tunas Ramadhan (MTR) ke-20 Kwarda Cabang Pramuka se-Aceh di Lapangan Meriam Sipoli Gunung Meriah Aceh Singkil. 

"Sebentar lagi Aceh Singkil Singkil berusia 22 tahun. Dalam rentang waktu, banyak rintangan dan tantangan menyertai. Tapi kita harus tetap yakin dan optimis bisa terus bergerak maju," katanya Sabtu malam, 24 April 2021.

Menurut Dulmusrid, Aceh Singkil terus berbenah dengan menghasilkan berbagai prestasi dari tahun ke tahun. 

“Meskipun tentunya semua itu tidak datang begitu saja. Kerja keras dan kebersamaan menjadi kunci utama untuk terus melangkah,” katanya.

Aceh Singkil, kata Dulmusrid, akan terus memaksimalkan berbagai potensi daerah untuk mewujudkan cita-cita sejahtera. Di antaranya adalah potensi pariwisata Pulau Banyak yang kini di lirik investor dari Uni Emirat Arab (UEA). 

"Kita terus melakukan persiapan untuk menyambut ini sembari terus menjalin komunikasi dengan mereka," kata Dulmusrid.

Dia pun berharap masyakarat terus berdoa dan mendukung investasi tersebut untuk Aceh Singkil lebih baik.

Adapun MTR itu sendiri di buka secara resmi oleh Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Aceh Muzakir Manaf. 

Hadir antara lain, unsur Forkopimda Aceh Singkil serta perwakilan kontingan kabupaten/kota di Aceh.

MTR ke-20 itu diikuti sebanyak 18 kontingen Kwartir Cabang Pramuka.

Kontingen tersebut masing-masing Kwarcab Pramuka Aceh Selatan, Aceh Timur, Langsa, Lhokseumawe dan Nagan Raya.

Kemudian Kwartir Cabang Pramuka Aceh Tengah, Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Besar.

Selanjutnya Bireuen, Aceh Barat, Sabang, Pidie, Banda Aceh, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Subulussalam dan terakhir kontingen tuan rumah Aceh Singkil.

Peserta akan berlomba mulai 24 sampai 28 April dalam cabang Tilawah, Fahmil, Khattil, Tahfiz dan Syarhil.

Rubrik

Komentar

Loading...