Usai Lantik Nova, Mendagri: Pembangunan Aceh Tak Bisa Dilakukan Secara Sendiri-sendiri

Usai Lantik Nova, Mendagri: Pembangunan Aceh Tak Bisa Dilakukan Secara Sendiri-sendiri
Dok. Humas DPRA

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Mendagri Tito Karnavian mengatakan, pelantikan gubernur Aceh definitif dapat menjadi momentum penting merajut kebersamaan.

Sebab, kata Tito, pembangunan Provinsi Aceh tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

"Diperlukan kekompakan antara pemerintah pusat dan daerah serta segenap unsur yang ada di Aceh baik di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota sampai ke desa-desa," katanya saat pidato usai melantik Nova Iriansyah sebagai gubernur Aceh sisa masa jabatan 2017-2022, Kamis (5/11/2020) dalam rapat paripurna DPRA.

"Demikian pula kekompakan antara eksekutif, legislatif, yudikatif sesuai tugas fungsi masing-masing dan unsur lainnya termasuk organisasi non pemerintah, tokoh- tokoh adat, ulama serta segenap lapisan masyarakat lainnya."

Tito mengatakan, masyarakat dunia, termasuk Aceh saat ini tengah menghadapi bencana global pandemi Covid-19.

Ini adalah bencana multidimensi yang berdampak pada bidang kesehatan, kemanusiaan, ekonomi dan bahkan sosial. Seperti halnya negara atau daerah lain, kata Tito, penyebaran penyakit Covid-19 juga terjadi di Aceh. Bahkan sudah sampai merenggut korban jiwa.

Sektor ekonomi juga terkontraksi yang berakibat pada masalah sosial seperti kehilangan atau berkurangnya lapangan pekerjaan.

"Di balik musibah pandemi Covid-19 ini kita meyakini Allah SWT tentu memiliki maksud dengan hikmah tersendiri salah satunya untuk meningkatkan solidaritas dan kebersamaan kita dan semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat Aceh untuk mampu menghadapi cobaan ini serta menanganinya secara optimal," katanya.

"Pemerintah dan masyarakat perlu bersama-sama untuk mewujudkan rumusan keseimbangan guna mengendalikan penularan dan sekaligus menjaga ekonomi tetap bergerak."

Rubrik

Komentar

Loading...