Usai Diperiksa 8 Jam di Polda Aceh, Direktur PT Usaha Sejahtera Manikam Ditahan

Usai Diperiksa 8 Jam di Polda Aceh, Direktur PT Usaha Sejahtera Manikam Ditahan
Direktur PT Usaha Sejahtera Manikam, AR, saat menjalani pemeriksaan di di ruang pemeriksaan Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus. (BERITAKINI.CO/IST)

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Direktur PT Usaha Sejahtera Manikam berinisial AR ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan penyidik Polda Aceh.

Ia ditahan setelah diperiksa selama 8 jam, Kamis (3/1/2010), di ruang pemeriksaan Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus.

Baca: Kasus Eksploitasi Tambang Tanpa Izin, Direktur PT Usaha Sejahtera Manikam Penuhi Panggilan Polda

Sebelumnya Ia diperiksa sebagai saksi kasus eksploitasi tambang tanpa izin di Gampong Gugop, Pulo Aceh, Aceh Besar.

Mengenakan kemeja putih dan celana jeans, AR tiba di Mapolda Aceh sekira pukul 09.00 WIB.

Baca: Eksploitasi Tambang Tanpa Izin, Polisi Segel Alat Berat PT Usaha Sejahtera Manikam di Pulo Aceh

Pemeriksaan terhadap pemilik galian c dan Aspal Mixing Plant (AMP) di Pulo Aceh itu merupakan panggilan kedua setelah sebelumnya pada 24 Desember 2018 Ia sempat mangkir.

Kasubdit IV Tipiter Polda Aceh Kompol Guntur M Tariq mengatakan, selama menjalani pemeriksaan AR dicecar 50 pertanyaan seputar kerusakan lingkungan.

Baca: Tak Hanya Galian C, Izin AMP PT Usaha Sejahtera Manikam Juga Sudah Mati

Usai menjalani pemeriksaan, kata Guntur, sekira pukul 16.00 WIB, AR ditingkatkan status dari saksi menjadi tersangka.

“Habis salat Ashar tadi dia ditetapkan jadi tersangka. Hari ini langsung kita tahan selama 20 hari kedepan,” kata Kompol Guntur.

Kata Guntur, AR dijerat dengan Pasal 158 Jo Pasal 37 Jo Pasal 161 Undang-Undang No 4 tahun 2009 tentang Minerba dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Seperti diketahui, penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh telah menyegel penambangan galian C milik PT Usaha Sejahtera Manikam di Gampong Gugop, Pulo Aceh, Aceh Besar.

Perusahaan itu diduga beroperasi tanpa izin. Selain galian C, perusahaan itu juga mengoperasikan AMP yang juga diketahui tanpa izin.

Rubrik
Pemkab Pidie Jaya-Idulfitri

Komentar

Loading...