Usai Curi Dompet Keluarga Pasien RSUZA, IRT Asal Aceh Utara ini Terciduk Saat Tidur Lelap

Usai Curi Dompet Keluarga Pasien RSUZA, IRT Asal Aceh Utara ini Terciduk Saat Tidur Lelap

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Personel Unit Reserse Kriminal Polsek Kuta Alam menciduk WA (34), tersangka pencuri dompet seorang keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUZA), Banda Aceh.

WA ditangkap saat sedang tertidur pulas di depan Instalasi Gawat Darurat RSUZA.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kapolsek Kuta Alam Iptu Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, WA yang merupakan warga Desa Simpang Mulieng, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, itu mencuri dompet berisi Rp 3,6 juta milik Magfirah, warga Lam Leubok, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar pada 9 September 2019 lalu.

Korban saat itu sedang tertidur sambil merawat orang tuanya yang sedang sakit.

“Dompet korban saat itu yang diletakkan disamping korban, di saat korban terbangun dari tidur, dia mengetahui dompet miliknya telah hilang,” kata Miftahuda Dizha Fezuono, Selasa (17/9/2019).

Setelah mengetahui tas dan barang berharga miliknya hilang, korban membuat laporan ke Polsek Kuta Alam.

Petugas pun melakukan penyelidikan dan memanfaatkan CCTV Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh.

“Dengan adanya dokumentasi, personel berhasil mengidentifikasi wajah pelaku, dan selanjutnya melakukan pencarian terhadap pelaku. Kemudian pelaku ditemukan oleh personel sedang tertidur di depan Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh,” kata Dizha.

“Saat kami melakukan penggeledahan terhadap pelaku, ternyata barang milik korban disembunyikan di pakaian dalam yang pelaku gunakan, kami meminta kepada pelaku untuk menyerahkan barang tersebut, karena pada saat kami lakukan penggeledahan, kami terkendala dengan personel Polwan yang tidak diikut sertakan saat itu.”

Hasil pemeriksaan, kata Dizha, pelaku melakukan aksinya dengan modus berpura-pura sedang menunggu keluarganya yang sedang sakit di RSUZA, dan selanjutnya bergabung tidur dengan keluarga pasien lainnya di depan IGD.

Di saat korban sedang tertidur, pelaku melakukan aksi kejahatannya.

Di karenakan pada saat tertangkap, pelaku sedang bersama dua orang anaknya yang masih kecil di mana satu di antaranya masih balita berumur 10 bulan, maka polisi berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Aceh untuk melakukan penitipan kedua anak pelaku.

Sementara pelaku kini ditahan di Mapolsek Kuta Alam untuk menjalani proses hukum.

“Pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 362 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama lima tahun penjara,” katanya.

Rubrik
Sumber
tribratanewsrestabandaaceh.com

Komentar

Loading...