ULP Menangkan Perusahaan Blacklist di Proyek Rehab Kolam Tirta Raya Banda Aceh Rp 30 Miliar

ULP Menangkan Perusahaan Blacklist di Proyek Rehab Kolam Tirta Raya Banda Aceh Rp 30 Miliar
Tangkapan layar laman LKPP

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Proyek Lanjutan Rehab Kolam Renang Tirta Raya Banda Aceh 2019 menjadi sorotan.

Dari sederet rekanan yang mengikuti tender proyek dengan pagu Rp 30 miliar ini, ULP Pemerintah Aceh memenangkan perusahaan yang telah masuk daftar hitam alias blacklist. Perusahaan itu adalah PT Joglo Multi Ayu.

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) telah memasukkan perusahaan ini dalam daftar hitam karena melakukan pelanggaran, di antaranya tidak melaksanakan kontrak dan tidak menyelesaikan pekerjaan.

Dilihat BERITAKINI.CO di laman LKPP, PT Joglo Multi Ayu melakukan pelanggaran sedikitnya di dua proyek pemerintah di Kabupaten Pesaman Barat, Sumatera Barat.

Daftar hitam ditayangkan di laman LPSE pada 18 Juli 2019 lalu, dan berlaku sejak Februari 2019 hingga Februari 2020.

Sementara pada Proyek Lanjutan Rehab Kolam Renang Tirta Raya Banda Aceh 2019, perusahaan ini menang dengan nilai penawaran Rp 27,8 miliar.

Tak hanya itu, PT Joglo Multi Ayu diketahui tampil sebagai pemenang tender pada proyek Pembangunan Gedung Olah Raga di Kabupaten Simeuleu dengan harga penawaran Rp 13,6 miliar.

Koordinator Lembaga Pemantau Lelang Aceh Nasruddin Bahar mengatakan, Perpres 16/2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa mengatur tentang larangan perusahaan yang masuk daftar hitam tidak dibenarkan melasanakan pekerjaan.

“Jika dalam perjalanan kontrak diketahui perusahaan yang menang tender termasuk dalam daftar hitam maka pihak Pengguna Anggaran atau Kuasa Pengguna Anggaran segera mengambil langkah langkah hukum dengan cara membatalkan kontrak. Negara tidak diperbolehkan mengikat kontrak kerja dengan perusahaan yang sudah di blacklist,” kata Nasruddin Bahar, Sabtu (20/7/2019).

Rubrik
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...