Tutup Usia,  Status Hukum Alm. Paradis di SP3

Tutup Usia,  Status Hukum Alm. Paradis di SP3
Gubernur Aceh saat melayat ke RS Abdi Waluyo. Foto: Ajnn.net

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati)  Aceh Amir Hamzah mengatakan, status hukum bekas Kepala Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh (DKA) Paradis akan dibersihkan sejurus tersangka telah meninggal dunia.

"Karena sesuai dengan aturan hukum, orang yang meninggal status hukumnya gugur," ujarnya Amir pada wartawan di ruang kerjanya,  Kamis (23/2/2017).

Baca: Terlibat Korupsi, Bekas Sekda Aceh Husni Bahri Tob Ditetapkan Sebagai Tersangka

Amir menjelaskan, sebelumnya Alm. Paradis adalah tersangka pada kasus korupsi Dana Bagi Hasil Migas Tahun 2010 sebesar Rp 22,3 miliar lebih.

Menurut Amir, rencananya dalam dalam waktu dekat kasus tersebut akan dilimpahkan ke pengadilan namun pagi hari tadi pihaknya mendapat informasi bahwa salah seorang tersanga telah meninggal dunia karena sakit. 

"Dan kami juga mengucapkan rasa belasungkawa pada keluarga," katanya. 

Menurut Amir Hamzah, selama ini kejaksaan memang telah memberi bantaran (tidak dalam status ditahan) kepada tersangka karena harus menjalani perawatan. 

"Karena keadaan sakit dan harus dirawat di rumah sakit dan didukung oleh keterangan dari dokter sehingga berobat ke Rumah Sakit Abdi Waluyo di Jakarta karena terkena penyakit jantung," katanya. 

Sementara untuk proses hukum pihaknya telah telah menyiapkan proses administrasi dan sedang menunggu surat keterangan meninggal dari rumah sakit dan surat keterangan meninggal dari kepala desa untuk dilakukan SP3. 

"Maka dengan demikian almarhum bebas dari sangkaan sebagai tersangka, ataupun terdakwa perkara tindak pidana korupsi," katanya. (*)

Rubrik

Komentar

Loading...