Turun dari Pesawat, Dua Warga Aceh Dihadang, Dua Kilo Sabu Disita

Turun dari Pesawat, Dua Warga Aceh Dihadang, Dua Kilo Sabu Disita
Muhammad, warga Banda Aceh, diamankan petugas Bandar KNIA karena kedapatan membawa sabu seberat 1.012 gram. (Foto: bentengtimes.com)

BERITAKINI.CO | Tim CNT KPPBC Tipe Madya Kepabeanan Bandara Kualanamu menangkap seorang pemuda asal Banda Aceh, karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu kurang lebih 1 kilogram.

Pria bernama Muhammad (26) tahun itu diamankan di area Terminal Kedatangan Internasional Bandara KNIA (Kuala Namu International Airport), Senin (29/10/2018), sekira pukul16.05 WIB.

Ia diketahui baru saja tiba dari Kuala Lumpur Malaysia, menggunakan pesawat Malaysia Airlines MH 864.

Baca: Selundupkan 1 Kg Sabu, Mertua dan Menantu asal Aceh Ditangkap di Kualanamu

“Dari hasil pemeriksaan manual bahwa ditemukan dua buah bungkusan plastik putih bening yang disusun dalam lipatan celana. Hasil uji sampel ke Laboratorium Kantor Bea & Cukai Belawan Medan, hasilnya dinyatakan positif narkotika jenis sabu," sebut Kasubsi Intel Bea dan Cukai KNIA Rizal Serki.

Barang bukti sabu yang diamankan, kata dia, dengan berat lebih kurang 1.012 gram.

"Pelaku diinterograsi hingga kemudian diboyong menuju ke Rumah Sakit Grand Medistra Kota Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, guna dilakukan rontgen. Namun di tubuh pelaku tidak terdapat narkotika," tambahnya.

Sekira pukul 23.45 WIB, pelaku berikut barang bukti diserah-terimakan ke Dit Narkoba Poldasu, guna dilakukan proses sidik (BAP) maupun lidik lanjut terhadap jaringan pelaku di wilayah hukum (wilkum) Sumut.

Dir Res Narkoba Poldasu, Kombes Pol Hendri Marpaung dan Kepala Bea Cukai Sumut, Oza Olivia, saat memaparkan tersangka M dan AABY di Bandara Kuala Namu. (Fani Ardana/metro24jam.com)

Sebelumnya,Personel Bea Cukai Bandara Kualanamu juga berhasil mengamankan seorang pria asalAceh dan WN Malaysia yang coba menyelundupkan narkoba ke Indonesia melalui Bandara Kualanamu.

Kepala Kantor Bea Cukai Sumatera Utara, Oza Olivia didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung, Kepala KPPBC Kuala Namu, Bagus Nugroho Tamtomo Putro dan Kepala Avsec, Kuswadi, dalam keterangannya menyampaikan, bahwa kedua pria tersebut ditangkap dengan barang bukti sabu-sabu dan ekstasi.

Kedua pria tersebut masing-masing berinisial M (26), asal Gampong Raja Tuha, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang dan AABY (52), asal Kedah, Malaysia.

M ditangkap pada hari Senin (29/10/2018), sedangkan AABY diamankan pada Jumat (26/10/2018) di terminal kedatangan internasional Bandara Kualanamu dengan pesawat Malaysia Airlines MA MH-864, rute Kuala Lumpur-Kualanamu.

Sedangkan AABY terciduk setelah tiba dengan pesawat Air Asia nomor penerbangan AK-1581. Pria paruh baya itu terciduk membawa 1,5 butir pil ekstasi yang dibungkus dalam permen dan disimpan dalam botol suplemen obat kuat.

Keberhasilan pengungkapan penyeludupan sabu-sabu tersebut, menurut Oza, setelah petugas Bea Cukai merasa curiga ketika melihat hasil X-ray terhadap tas ransel milik M.

Petugas kemudian membuka dan mengeluarkan isi tas tersebut dan akhirnya menemukan serbuk putih seberat 1.012,8 gram yang terbungkus dalam plastik transparan.

“Hasil pengujian menunjukkan bahwa serbuk kristal putih tersebut positif jenis narkotika golongan I berupa methamphetamine atau sabu,” beber Oza.

Kedua pria itu saat ini sudah diserahkan ke Ditres Narkoba Polda Sumatera Utara untuk penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Sementara itu, Dir Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Hendri Marpaung mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan suatu prestasi dan kebanggaan.

“Tapi kita juga prihatin dengan masih banyaknya jaringan jaringan narkotika di Sumut,” kata Hendri.

“Ini adalah bentuk kerja sama yang luar biasa untuk menerangi narkoba. Kerjasama Avsec, Bea Cukai, Kepolisian dan petugas lainnya untuk mencegah dan mengungkap peredaran narkoba di Sumatera Utara,” pungkas Hendri.

Sumber: bentengtimes.com dan metro24jam.com

Rubrik

Komentar

Loading...