Tuntut Kepala Sekolah Diganti, Belasan Guru SMK di Aceh Singkil Mogok Kerja

Tuntut Kepala Sekolah Diganti, Belasan Guru SMK di Aceh Singkil Mogok Kerja

BERITAKINI.CO, Singkil | Belasan guru di SMK Negeri 1 Gunung Meriah, Aceh Singkil, Selasa (13/11/2018) mogok mengajar.

Aksi mogok kerja dengan tidak mengajar ini menuntut kepala sekolah yakni Drs M Saifullah S, untuk lengser dari jabatannya.

Pantauan BERITAKINI.CO, aksi yang dilakukan oleh 15 orang guru ini berlangsung di luar pagar sekolah. Mereka melakukan aksi diam dengan menutup mulut menggunakan lakban.

Dalam surat pernyataan yang diterima BERITAKINI.CO, mereka mengaku dizalimi oleh kepala sekolah.

Mereka mengaku, kepala sekolah otoriter dan lebih mementingkan kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan bersama dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, mereka juga menuding kepala sekolah menghabat prestasi guru dan tenaga honorer di sekolah tersebut dengan mempersulit administrasi dan pemberkasan.

Atas kondisi itu, mereka meminta dinas terkait untuk mencopot Saifullah dari jabatannya sebagai kepala sekolah.

Sementara itu, sejumlah siswa berusaha menghampiri belasan guru dengan mencoba mendobrak pintu pagar sekolah. Mereka ingin belasan guru masuk mengajar sebagaimana mestinya.

Kepala sekolah SMKN 1 Gunung Meriah Drs M Saifullah menyayangkan aksi guru yang menelantrakan pelajar. Menurutnya, hal ini seharusnya tak perlu terjadi.

"Ini tidak mencerminkan sikap guru dan berdampak pada siswa," katanya kepada awak media.

Kata dia, sebelumnya ia sudah mengingatkan agar belasan guru itu tidak melakukan aksi mogok karena akan merugikan siswa dan masyarakat Aceh Singkil.

“Namun mereka tidak menggubrisnya. Padahal sebagian mereka (guru) adalah PNS,” kata Saifullah.

Terkait dengan tuntutan para guru yang memintanya mundur dari kepala sekolah, Saifullah mengatakan, menyerahkan sepenuhnya pada dinas terkait.

“Kalau masalah itu, tidak pun kita tuntut mundur pasti ada mutasi dan rotasi dari dinas. Jadi tidak perlu melakukan mogok,” kata Saifullah.

Ketua PGRI Aceh Singkil M Najur MPd, juga mengaku kecewa dengan aksi belasan guru itu. Apalagi, kata dia, saat melakukan aksi mereka mengenakan seragam PGIR.

“Seolah-olah aksi ini atas arahan PGRI padahal ini tidak,” kata M Najur.

Rubrik

Komentar

Loading...