Tolak Pelaksanaan Pilchiksung, Puluhan Emak-emak Ngamuk di Kantor Camat Kembang Tanjong

Tolak Pelaksanaan Pilchiksung, Puluhan Emak-emak Ngamuk di Kantor Camat Kembang Tanjong

BERITAKINI.CO, Sigli | Puluhan emak-enak warga Gampong Tanjong Krueng, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie melakukan aksi protes di kantor kecamatan setempat, Senin (28/9/2020).

Beberapa di antara mereka sempat membanting sejumlah kursi ke lantai hingga patah.

Mereka menentang pelaksanaan pemilihan geuchik secara langsung (pilchiksung) digelar, sebelum pejabat lama menyelesaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat terkait dugaan penggelapan dana desa.

Camat Kembang Tanjong, Zubir yang dikonfirmasi BERITAKINI.CO membenarkan kejadian itu, namun saat ini kondisinya sudah kondusif setelah difasilitasi oleh forum Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).

"Benar, ini sedang diselesaikan di tingkat muspika," kata Zubir.

Ia menambahkan, buntuk reaksi sejumlah perempuan di kantor camat setempat dipicu agenda pemilihan geuchik, agenda tersebut sudah beberapa kali ditunda karena kondisi masyarakat desa tidak memungkinkan.

Sehingga selama ini, posisi geuchik Tanjong Krueng masih dipengang oleh Penjabat atau Pj dari kantor camat.

"Agenda pemilihan gechiek beberapa kali ditunda-tunda, persoalannya karena geuchiek sebelumnya tersandung hasil LHP," sambung Zubir.

Temuan dari pihak Inspektorat Pidie terkait pengelolaan anggaran dana desa tersebut, lanjut Zubir, kabarnya belum diselesaikan oleh yang bersangkutan hingga akhir jabatannya.

Meski begitu, ada sebagian kelompok masyarakat sepakat pilchiksung dilaksanakan, sebagian lain meminta ditunda hingga temuan dalam LHP dilunasi terlebih dahulu.

"Kan harus dimediasi dulu, makanya kita akan minta petunjuk dari pimpinan. Apalagi saat ini empat dari sembilan panitia pemilihan mundur, kita tidak mau bermasalah dengan hukum di kemudian hari," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...