Tiga Gampong di Aceh Utara Lapor Dugaan Penyelewengan Dana Desa, Satu Geuchik Sudah Buron

Tiga Gampong di Aceh Utara Lapor Dugaan Penyelewengan Dana Desa, Satu Geuchik Sudah Buron
Ilustrasi

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Masyarakat dari sejumlah gampong (desa) di Kabupaten Aceh Utara telah melaporkan dugaan tindak pidana korupsi ke polisi.

Kasat Reskrim Aceh Utara AKP Adhitya Pratama kepada BERITAKINI.CO mengatakan, saat ini sedikitnya ada tiga kasus yang sedang dalam penyelidikan.

"Yang sudah diperiksa ada tiga desa, satu di antaranya bahkan kepala desanya sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan saat ini masih dalam pengejaran polisi," ungkap Adhitya, Kamis (28/11/2019).

Adapun kepala desa yang kabur itu adalah gauchik Gampong Tanjung Ceungai, Kecamatan Tanah Jambo Aye berinisial DA. Dia ditetapkan sebagai tersangka kasus penyelewengan dana BUMG tahun 2016 dengan kerugian negara Rp 176 juta.

Sementara dua desa lainnya yang sedang disidik adalah Gampong Bili Baro, Kecamatan Pirak Timu terkait pembangunan Gedung serba guna tahun 2018; dan Desa Bantan, Kecamatan Cot Girek, terkait pembangunan enam unit rumah duafa juga tahun 2018.

“Untuk kedua desa tersebut polisi telah memeriksa beberapa saksi yaitu beberapa perangkat desa dan masyarakat. Saat ini penyelidik sedang menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)  dari Inspektorat Aceh Utara,” katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...