Tgk Qudusi: Semua Bisa Bangun Infrastruktur, Tapi Tidak untuk Urusan Memperbaiki  Aqidah

Tgk Qudusi: Semua Bisa Bangun Infrastruktur, Tapi Tidak untuk Urusan Memperbaiki  Aqidah
FOTO: mediaaceh.co

BERITAKINI.CO, Blangpidie I Calon Bupati Abdya Nomor Urut 8 Tgk H Muhammad Qudusi menempatkan agenda perbaikan moral dan aqidah sebagai program prioritasnya jika mendapat restu memimpin Bumi Breuh Sigupai.

Hal ini dianggap penting. Sebab, dengan moral dan aqidah yang baik, kesejahteraan akan datang.

"Meunyoe bangun jalan, bangunan laen, aneuk mit pih jeut (Kalau membangun jalan dan bangunan lain, anak-anak pun bisa), tapi coba bangun moral, hanya pasangan Qurani yang punya resepnya,” kata Tgk Qudusi di hadapan ribuan pendukungannya saat kampanye di Lapangan Sepakbola Gampong Pulau Kayu, Susoh, Senin (30/1/2017).

Qudusi mencontohkan arti pentingnya aqidah dan moral yang baik. Jika aparatur pemerintah memiliki moral yang baik, maka semua pelaksanaan program daerah akan teralisasi maksimal alias terbebas dari unsur korupsi.

Dengan begitu, semua belanja daerah benar-benar akan dirasakan oleh rakyat. Itulah sebabnya, kata Qudus, untuk memperbaiki moral tersebut, mereka telah merencanakan untuk melakukan perbaikan birokrasi dan administrasi pemerintahan lewat serangkaian program yang tela disusun yang tujuannya meningkatkan nilai ke Islaman setiap aparatur.

"Jika kami terpilih nanti, kami akan berkantor setiap hari Jum'at di masjid-masjid di Abdya,”  janji Qudus disambut aplus para pendukungnya.

Baca: Kampanye Pasangan H Qudusi-Tgk Hamdani Diawali dengan Zikir Akbar

Nama Qudus memang tak asing di Abdya, khususnya kalangan pemuka agama. Qudus merupakan putra almarhum Ulama Besar Muhammad Syam Marfaly, pemimpin Dayah Bustanul Huda di Abdya. Saat ini, Qudus memegang estapet kepemimpinan Dayah Bustanus Huda tersebut.

Tak heran, Pasangan Tgk Qudus-Tgk Hamdani mendapat dukungan penuhn dari kalangan pemuka agama. Hampir setiap kampanye dialogis yang digelar, selalu dipadati para pendukungnya. Pasangan ini juga mendapat dukungan dari mantan kombatan GAM. Ini tak lain karena Tgk Hamdani dikenal sebagai Mantan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Abdya, organisasi tempat bernaung mantan anggota sayap militer GAM.

"Perlu kami sampaikan, pasangan Qurani ini didukung oleh seluruh alumni pesantren Bustanul Huda, sehingga kekuatan Qurani semakin kuat hingga di desa-desa,” kata Qudusi.

Komentar

Loading...