Tersandung Korupsi, Kades di Aceh Singkil Dijebloskan ke Penjara, Dulmusrid: Jangan Main-main dengan Uang Rakyat!

Tersandung Korupsi, Kades di Aceh Singkil Dijebloskan ke Penjara, Dulmusrid: Jangan Main-main dengan Uang Rakyat!
Bupati Aceh Singkil Dulmusrid

BERITAKINI.CO, Singkil | Bupati Aceh Singkil memberi peringatan kepada semua kepala desa untuk hati-hati menggunakan anggaran desa.

Hal itu disampaikan menyusul penetapan Kepala Desa Blok 18, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, Bardis Bahnur (59) sebagai tersangka korupsi dengan indikasi kerugian mencapai Rp 373 juta.

"Saya ingatkan kades lain jangan main-main dengan dana desa, itu uang rakyat dan untuk rakyat, bukan uang pribadi," katanya, Selasa (23/2/2021).

Bupati mengingatkan apa yang alami kepada desa Blok 18 cukup menjadi pelajaran bagi kepala desa lainnya.

"Ingat, hari ini Anda bisa aman, tapi tidak menutup kemungkinan hari esok bisa tercium sehingga malapetaka menimpa Anda," katanya.

Dulmusrid menghimbau agar anggaran desa digunakan sesuai peruntukkannya sehingga tidak ada yang terjerat hukum.

Lihat: Diduga Korupsi APBDes Rp 373 Juta, Kades di Aceh Singkil Dijebloskan ke Penjara

Seperti diberitakan, Kejaksaan Negeri Aceh Singkil menjebloskan Kepala Desa Blok 18, Kecamatan Gunung Meriah, Bardis Bahnur (59) ke penjara, Senin (22/2/2021).

Penahanan terhadap kepala desa aktif itu bagian dari upaya penyidikan atas dugaan korupsi anggaran desa tahun 2017-2018. Negara disebut mengalami kerugian Rp 373 juta lebih.

"Ini adalah pelimpahan tersangka dan barang bukti atas nama Bardis Bahnur dari pihak polres ke kejari,” kata Kajari Aceh Singkil M Husaini melalui Kasi Pidsus Delfiandi.

Rubrik

Komentar

Loading...