Terobos Banjir, Al-Farlaky Salurkan Bantuan ke Desa Terisolir di Pedalaman Aceh Timur

Terobos Banjir, Al-Farlaky Salurkan Bantuan ke Desa Terisolir di Pedalaman Aceh Timur

BERITAKINI.CO, Idi | Anggota DPRA Iskandar Usman Al-Farlaky dan rombongan, kembali bergerilya ke sentra banjir di kawasan Aceh Timur.

Dia dan kawan-kawan, menerobos genangan banjir untuk mengantar bantuan ke desa yang sudah terisolir selama lima hari yakni Cek Mbon, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur. Ratusan jiwa dilaporkan terjebak di kawasan pedalaman ini.

Menggunakan dua boat karet, Iskandar Usman Al-Farlaky mengatarkan bahan makanan pokok untuk masyarakat desa tersebut.

Kunjungan yang dibingkai dalam ekspedisi kemanusian ini turut didampingi Panglima GAM Wilayah Peureulak Hamdani Hasan (Wakdan), Plt Ketua DPW PA Aceh Timur Zulfazli Aiyub (Kupiyah Seuke), Panglima KPA Sagoe Peureulak Kuta Koba, Pon Adek dari Sagoe Bandar Khalifah, dan staf KPA Wilayah Peureulak Muntasir Age, serta anggota KPA dan tim pemenangan Al-Farlaky lainnya.

Rombongan politisi Partai Aceh ini menempuh perjalanan dari Simpang Palang, Kecamatan Peureulak dan langsung menyalurkan bantuan kepada warga yang mengungsi di sekolah MTs Desa Lubok Pempeng.

Kemudian seluruh mobil diparkir di depan perkarangan rumah warga. Selanjutnya, mereka pun menaiki boat karet dan menerobos banjir.

"Air masih menggenangi ruas jalan setinggi dua meter. Kita juga menyerahkan bantuan ke warga yang mengungsi di Meunasah Dusun Karang Baru, masih wilayah Desa Lubok Pempeng," katanya.

Iskandar Al-Farlaky mengatakan, dengan dua boat karet yang ditemani staf BPPD Aceh Timur, ia melanjutkan ekspedisi dengan mengarungi aliran sungai Peureulak yang deras.

Selama dua jam mengarungi arus sungai Peureulak, ia dan rombongan tiba di pinggir Desa Cek Mbon.

Kehadiran politisi vokal di DPRA ini memang sudah ditunggu warga, mereka disambut dengan sumringah.

Sebab diketahui, karena sudah lima hari warga setempat terisolir dan belum tersentuh bantuan.

Saat boat menepi ke pinggir sungai, banyak warga yang melambai tangan mengucapkan selamat datang.

"Trimoeng geunaseh bang, katroeh neujak, neu pertaruhkan nyawoeng, neu aroeng krueng neujak keunoe, Alhamdulillah that, (Terima kasih bang, sudah mengunjungi kami dengan mempertaruhkan nyawa mengarungi sungai),” kata salah seorang ibu yang menyambut rombongan.

Usai menyerahkan bantuan di Desa Cek Mbon, rombongan Al-Farlaky pun kembali pulang menyusuri aliran sungai Peureulak.

Selanjutnya bantuan diarahkan ke Desa Blangsimpo. Di desa ini, rombongan tiba hampir menjelang maghrib dan langsung menyerahkan bantuan, yang diterima langsung oleh geuchik setempat.

“Nyoe pak geuchik yang na mudah bacut sapoe. Neumaklum karena banjir merata. Semoga bermanfaat adanya. Saleum loen keu mandum warga, (pak geuchik ini ada alakadar bantuan, harap dimaklumi karena banjir merata, dan sampaikan salam saya untuk seluruh warga),” kata Al-Farlaky, sambil berpamitan.

Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...