Ternyata, Suami yang Bunuh Istri dan Dua Anak Tirinya di Aceh Utara Seorang Dukun

Ternyata, Suami yang Bunuh Istri dan Dua Anak Tirinya di Aceh Utara Seorang Dukun
Barang bukti milik Aidil yang ditemukan di rumah korban.(Foto: Ist)

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pembunuhan sadis ibu dan dua anak di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, 7 Mei 2019 lalu.

Polisi menyebut jika pelaku Aidil Ginting, warga Kelurahan Sugihartjo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, adalah seorang dukun.

"Sekitar pukul 14.30 WIB, salah satu keluarga korban menelpon saya, memberitahukan bahwa tersangka Aidil seorang dukun," kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Indra T Herlambang, kepada BERITAKINI.CO, Selasa (14/5/2019).

Baca: Terungkap, Aidil Bunuh Istri dan Anak Tirinya Karena Ingin Kuasai Harta

Kasat menambahkan, penyidik akan mendalami laporan itu dan akan memeriksa keluarga korban yang mengetahui praktek perdukunan pria asal Sumatera Utara itu.

"Penyidik dan pihak keluarga sudah menentukan waktu kapan akan bertemu, penyidik juga akan meminta bukti yang dibutuhkan," kata Kasat.

Muzakir Zainal Abidin, salah satu keluarga korban juga membenarkan Aidil selain berprofesi sebagai tukang bangunan, adalah seorang dukun.

Bahkan, kata Zainal, pihak keluarga sebelumnya sudah mengetahui bahwa tersangka selama ini melakukan pesugihan (praktek dukun) di rumah korban Irawati.

"Sebelumnya kami memang sudah curiga, Aidil melakukan perdukunan di rumah korban,” kata Zainal.

Kecurigaan itu semakin kuat kala pihak keluarga menemukan beberapa barang milik tersangka berupa, foto-foto perempuan dan sejumlah sesajen.

“Kami menemukan foto cewek, sesajen, dupa dan beberapa gelas berisikan air dengan berbagai warna, serta sebatang dahan bambu kering," Muzakir.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu dan dua anaknya ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Gampong Ulee Madon.

Korban tewas masing-masing Irawati (33), Zikra (11), dan seorang bayi laki-laki yang masih berusia 16 bulan.

Peristiwa ini awalnya diketahui oleh warga setelah salah satu anak korban yang selamat meminta pertolongan pada warga.

Masyarakat kemudian mendatangi lokasi kejadian. Setelah mendobrak pintu rumah yang terkunci, mereka mendapati korban sudah tergeletak dengan sejumlah luka bekas senjata tajam.

Dua korban yang meninggal dibunuh dengan cara ditikam dan digorok pelaku, sementara yang bayi dimasukkan ke dalam bak mandi.

Belakangan diketahui pelakunya adalah Aidil Ginting yang tak lain adalah suami ketiga korban. Ia ditangkap di kawasan Lambaro, Aceh Besar saat berusaha kabur.
Dari hasil penyidikan, Aidil nekat membunuh istrinya, Irawati karena mengincar harta korban.

Atas perbuatannya itu, Aidil dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dan atau Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan Pasal 44 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang KDRT dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup. | RIZKITA

Rubrik

Komentar

Loading...