Terkait Pengrusakan TPU di Aceh Barat, Ahli Waris Serahkan Penyelesaian ke Perangkat Desa

Terkait Pengrusakan TPU di Aceh Barat, Ahli Waris Serahkan Penyelesaian ke Perangkat Desa

BERITAKINI.CO, Meulaboh | Ahli waris pemilik makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gampong Sumber Batu, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, menyerahkan sepenuhnya kepada perangkat desa terkait penyelesaian masalah pengrusakan makam oleh PT Bara Energi Lestari, saat membuka jalan baru.

Ketua pemuda Gampong Sumber Batu, Saiful Syam, kemarin mengatakan, perangkat desa dengan seluruh ahli waris yang orang tuanya dikebumikan di TPU tersebut telah duduk bersama untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Baca: Rusak Puluhan Nisan, Warga Tahan Alat Berat Milik PT BEL di Aceh Barat

“Hasilnya mereka menyerahkan kebijakan terbaik yang nanti diambil oleh perangkat desa,” kata Saiful.

Insiden tersebut, kata dia, belakangan menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Bahkan, kata Saiful, beredar isu jika perangkat gampong menjual TPU ke pihak perusahaan.

“Kami tegaskan, tidak benar jika aparat desa telah tega menjual tanah TPU ke perusahaan. Padahal kami tidak tahu apa apa tentang itu,” kata Saiful.

Selama ini, kata dia, pihak perusahaan sama sekali tidak pernah melakukan koordinasi dengan pihak gampong. Padahal, kata dia, perusahaan masih menggunakan jalur desa sebagai jalan lintasan untuk mengangkut material.

“Warga juga geram dengan pengrusakan itu, sehingga menahan alat berat,” ujarnya.

Perangkat desa, kata Saiful, mengharapkan pihak perusahaan untuk melakukan koordinasi sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi.

Terpisah, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BEL, Rahmat Zahri, menuturkan pelebaran jalan di lahan bekas transmigrasi, dilakukan oleh perusahaan karena telah memiliki izin hak pakai dari Pemerintah Aceh Barat dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

Pihak perusahaan, kata dia, tidak mengetahui jika di lokasi tersebut terdapat kuburan umum.

“Hal ini terjadi karena ketidaktahuan PT BEL. Apalagi lokasi makam umum itu telah tertutup dengan pepohonan yang lebat dan tidak ada tanda khusus,” kata dia.

Tindakan awal perusahaan, kata dia, telah melakukan perbaikan dengan membersihkan pohon yang tumbang di atas kuburan.

“Kami sedang menunggu hasil pertemuan pihak keluarga dan aparatur gampong untuk pelaksanaan penanganan lanjutan tentang TPU ini,” terangnya. | AIDIL

Komentar

Loading...