Terjaring Razia Pakaian Ketat, 17 ABG Diangkut ke Kantor WH Langsa

Terjaring Razia Pakaian Ketat, 17 ABG Diangkut ke Kantor WH Langsa

BERITAKINI.CO, Langsa | Sebanyak 17 anak baru gede atau ABG serta ibu rumah tangga terjaring razia busana yang digelar petugas Wilayatul Hibah (WH) Kota Langsa Langsa di Jalan Protokol Ahmad Yani, Senin (29/7/2019).

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa Drs H Ibrahim Latif MM mengatakan, mereka yang terjaring umumnya memakai pakaian ketat bahkan ada yang tak berjilbab.

"Setelah didata, mereka yang terkena razia tersebut dinaikkan ke mobil patroli WH dan diangkut menuju ke kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa,” kata Ibrahim Latif.

Di kantor itu, para pelanggar tersebut beri peringatan dan pembinaan. Petugas juga memanggil orang tua mereka untuk membawakan pakaian pengganti yang islami.

“Kita suruh ganti pakaian yang ketat dengan pakaian yang islami yaitu pakaian yang menutup aurat, tidak membentuk lekuk tubuh, tidak ketat dan tidak transparan dan memakai jilbab,” kata Ibrahim Latif.

Para pelanggar itu juga diwajibkan menandatangani surat pernyataan di kertas bermaterai, yang berisi pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya.

“Setelah itu, mereka baru boleh dibawa pulang oleh keluarganya masing masing," kata Ibrahim Latif.

Ia pun berharap apa yang dialami para pelanggar itu bisa menjadi pelajaran ke depan karena jika mereka kembali terjaring razia, akan diberikan sanksi yang lebih berat.

"Kita juga surati pak geuchik tempat mereka berdomisili. Dengan demikian mereka akan mendapat efek jera dan membuat mereka malu di kampung. Harapan kita, mereka tidak mengulangi lagi perbuatannya dan menjadi i'tibar dan pelajaran kepada yang lain," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...