Terhimpit Mesin Pemanen Padi, Warga Abdya Meninggal di Tempat

Terhimpit Mesin Pemanen Padi, Warga Abdya Meninggal di Tempat
Kapolsek Babahrot Iptu Rizal Firmansyah saat turun ke lokasi kejadian | Foto: Ist

BERITAKINI.CO | Sebuah kecelakaan di areal persawahan di Aceh Barat Daya (Abdya) merenggut korban jiwa.

Satu unit combine harvester atau mesin pemanen padi terjun ke parit sedalam sekitar dua meter dan menghimpit dua penumpangnya.

Satu di antaranya meninggal di tempat. Korban bernama Ilyas (50), warga Desa Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee. Sementara satu lainnya bernama Hasbullah (25), mengalami patah tangan.

Kapolsek Babahrot AKP Rizal Firmansyah yang dikonfirmasi mengatakan, peristiwa itu terjadi di Gampong Alue Peunawa, Kecamatan Babahrot, Selasa (23/10/2018). Areal persawahan di sana memang tengah memasuki masa panen raya.

Firmansyah mengatakan, sebelumnya combine harvester dikemudikan oleh Adi (26) sedang memanen padi di kawasan itu. Sementara Ilyas dan Hasbullah sebagia kernetnya.

“Kedua korban berdiri di sebelah kanan mesin pemanen tersebut sambil memegang karung untuk memasukkan gabah. Saat di lokasi kejadian, sopir hendak membelokkan mesin pemanen tersebut. Karena tidak habis belok, lantas mesin itu mundur. Diduga remnya ada masalah juga sehingga terjun ke parit,” kata Rizal, Selasa malam.

Menurut Rizal, yang langsung turun ke lokasi kejadian, parit itu sebenarnya tak begitu dalam. “Namun mesin itu terguling ke kanan sehingga menghimpit dua korban, sementara sopirnya sempat melompat,” kata Rizal.

Rizal mengungkapkan, ketiga pria itu sesungguhnya masih memiliki hubungan famili. Karena itu, kata Rizal, polisi masih menunggu sikap keluarga korban.

“Mereka sejauh ini menilai kecelakaan yang terjadi kerena memang musibah. Keluarga korban juga masih dalam suasana berduka, sementara sang sopirnya juga masih ada hubungan famili,” kata Rizal.

Rubrik

Komentar

Loading...