Terdakwa Pemerkosa Keponakan Divonis Bebas, Kejari Aceh Besar Ajukan Kasasi

Terdakwa Pemerkosa Keponakan Divonis Bebas, Kejari Aceh Besar Ajukan Kasasi
Diki Pratama (tengah)

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kejari Aceh Besar menyatakan akan mengajukan kasasi atas putusan Mahkamah Syar’iyah Aceh yang memvonis bebas Diki Pratama (35), terdakwa pemerkosa keponakan asal Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Lihat: Mahkamah Syar’iyah Aceh Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Keponakan 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Besar, Muhadir mengaku cukup heran dengan putusan majelis tingkat banding tersebut, terutama atas pertimbangan hakim dalam perkara itu.

Di mana fakta persidangan tingkat pertama di Mahkamah Syar’iyah Jantho, tuntutan JPU sejalan dengan putusan Mahkamah Syar’iyah Jantho.  

“Namun di Mahkamah Syar’iyah Aceh diputuskan bebas,” kata Muhadir, Jumat (21/5/2021).

Kendati demikian, Muhadir mengatakan pihaknya akan terus melakukan upaya hukum atas kasus tersebut.

“Kita akan lakukan kasasi ya, artinya ini belum final,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Mejelis Hakim Mahkamah Syar’iyah Aceh memvonis bebas Diki Pratama dalam sidang banding pada Kamis, 20 Mei 2021.

Mejelis Hakim Mahkamah Syar’iyah Aceh membatalkan putusan Mahkamah Syar’iyah Jantho yang memvonis Diki 16,6 tahun penjara.

Putusan bebas itu dibacakan Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah yang diketuai Misharuddin, dan M Yusar serta Khairil Jamal, masing-masing sebagai hakim anggota.

"Menyatakan terdakwa Diki Pratama tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan jarimah pemerkosaan terhadap orang yang memiliki hubungan mahram dengannya sebagaimana dakwaan alternatif kedua yang diatur dalam Pasal 49 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayah," begitu antara lain bunyi putusan tersebut.

Hakim juga memutuskan membebaskan Diki dari segala tuntutan hukum serta memerintahkan agar dia dikeluarkan dari tahanan.

Rubrik

Komentar

Loading...