Tenaga Medis Dinkes Aceh Tenggara Ogah Bertugas di Pos Covid-19, RSUD Sahudin Kirim Nakes ke Perbatasan

Tenaga Medis Dinkes Aceh Tenggara Ogah Bertugas di Pos Covid-19, RSUD Sahudin Kirim Nakes ke Perbatasan

BERITAKINI.CO, Kutacane | Para tenaga kesehatan (nakes) dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Tenggara enggan bertugas di Pos Covid-19 di perbatasan kabupaten itu dengan Sumatera Utara.

Tercatat, sudah sejak 21 September 2020 lalu, para tenaga medis tersebut “mogok” kerja.

Mereka seharusnya bertugas melakukan pemeriksaan terhadap warga yang keluar masih kabupaten itu sebagai langkah pencegahan penularan virus Corona.

Adapun pos Covid-19 itu berada di Terminal Lawe Pakam, Kecamatan Babul Makmur.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, Jefri mengatakan, para nakes enggan bekerja lantaran saat ini tak lagi ada transportasi yang mengantar dan menjemput mereka seperti sebelumnya.

Kendati mereka tak lagi mau bekerja di pos perbatasan tersebut, ternyata masih terdapat para tenaga medis yang siap mendedikasikan dirinya demi mencegah penularan Covid-19 tersebut,

Mereka adalah tenaga medis dari RSUD Sahudin, Kutacane.

Kepala BPBD Aceh Tenggara, M Asbi mengatakan, saat ini, para nakes dari rumah sakit daerah itu lah yang bertugas di pos perbatasan.

Itu sudah berlangsung sejak 23 September 2020 lalu.

Lihat: Petugas Medis di Pos Covid-19 Lawe Pakam Aceh Tenggara ‘Mogok’ Kerja

Kasubbag Kepegawaian RSUD Sahudin, Yossi dikonfirmasi BERITAKINI.CO mengatakan, kebijakan itu diambil karena para petugas dari Dinas Kesehatan Aceh Tenggara belum mau menjalankan tugasnya.

“Sehingga pimpinan daerah perintahkan kami tim medis dari rumah sakit yang bekerja di sana," kata Yossi.

Rubrik

Komentar

Loading...