Temuan BPK: Empat Rekanan Dinas PUPR Aceh Singkil Kembalikan Kelebihan Bayar Rp 269 Juta

Temuan BPK: Empat Rekanan Dinas PUPR Aceh Singkil Kembalikan Kelebihan Bayar Rp 269 Juta

BERITAKINI.CO, Singkil | Sebanyak empat dari lima rekanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Singkil akhirnya mengembalikan kelebihanya bayar senilai total Rp 269 juta.

Kelebihan bayar pada proyek-proyek tahun anggaran 2019 itu sebelumnya terungkap dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

BPK memberikan waktu selama 60 hari kerja, sejak Laporan Hasil Pemeriksaan diserahkan kepada Pemerintah Aceh Singkil pada 24 Juni 2020 lalu, untuk tindaklanjut hasil temuan tersebut.

"Sampai saat ini empat rekanan yang telah mengembalikan, satu rekanan lainnya Insya Allah menyusul," kata Kepala Dinas PUPR Aceh Singkil, Erwin, kemarin.

Adapun empat rekanan yang telah menyetorkan kembali duit negara tersebut masing-masing CV. RA pada proyek peningkatan jalan SP RSUD-Stadion Gunung Meriah senilai Rp 15,2 juta. Kemudian CV. KG pada proyek peningkatan Jalan Handel-Singkohor senilai Rp 22,5 juta.

Selanjutnya CV. SB pada proyek pembangunan jalan Mitigasi Pulau Sarok-Simpang DAS senilai Rp 26,9 juta.

Terakhir CV. JS pada proyek pembangunan jalan dua jalur Simpang Tugu Pasar-Kilangan senilai Rp 204,9 juta (DOKA 2019).

Sementara satu rekanan yang belum mengembalikan duit negara tersebut adalah CV. Sa pada proyek peningkatan Jalan Lipat Kajang Atas-Sukarejo senilai Rp 20,9 juta.

"Rekanan ini memohon diberi tempo," kata Erwin.

Erwin tidak menampik jika dihitung sejak penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan pada 24 Juni 2020, tenggat waktu selama 60 hari telah terlampaui.

Namun dia beralasan bahwa perintah tindaklanjut dari Bupati Aceh Singkil baru diterima pada 20 Juli 2020.

"Perintah bupati masuk ke kita tanggal 20 Juli, berarti masih ada waktu lah," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...