Kasus Tgk Janggot: Saksi Mengaku Ditawari Rumah asal Cabut Laporan

Kasus Tgk Janggot: Saksi Mengaku Ditawari Rumah asal Cabut Laporan
Kuasa Hukum Tgk jenggot menggelar konferensi pers perkara kasus pemukulan yang diduga dilakukan Bupati Aceh Barat, di Ruang Meeting Solong Kopi Jembatan Pango, Kamis (7/1/2021). BERITAKINI.CO/ Rio Syahrany

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Jumaidi dan Tgk Abdul Aziz, saksi kunci kasus penganiyaan Zahidin alias Tgk Janggot dengan terlapor Bupati Aceh Barat Ramli MS, mengaku berulang kali hendak disogok sebagai upaya menghilangkan barang bukti.

Jumaidi, misalnya, mengaku pernah diminta mencabut laporan tersebut dengan imbalan sebuah rumah hadiah dari Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Barat.

"Itu sekitar dua bulan yang lalu, kepala dinas tersebut berulang kali merayu saya untuk menerima tawaran itu,” kata Jumadi saat konferensi pers di Ruang Meeting Solong Kopi Jembatan Pango, Kamis (7/1/2021).

Namun hal itu ditolak Jumadi, karena menurutnya itu adalah upaya untuk melemahkan kekuatan Tgk Janggot.

“Saya sudah bulat tekad membela Tgk Janggot, karena saya melihat dengan mata kepala sendiri bahwa Ramli lah yang melakukan pemukulan itu,” katanya.

Baca: Bukan Ramli MS yang Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Tgk Jenggot akan Surati Kapolri dan Presiden

Hal senada disampaikan saksi lainnya Tgk Abdul Aziz. Dia menceritakan ketika berkunjung ke pendopo, pernah ‘dikode’ oleh Ramli MS.

“Ramli mengacungkan tiga jari kepada saya, maksudnya ingin memberi uang kepada saya untuk mencabut laporan, tapi tak saya hiraukan” katanya.

Namun anehnya, kata Tgk Abdul, ketika dia pulang justru banyak media memberitakan saat itu dia memeras Ramli MS.

“Saya dibilang meminta Rp 800 juta kepada bupati, itu kan fitnah,” katanya.

Sehingga, lanjut Tgk Abdul, sebagai saksi dia merasa kecewa karena Polda Aceh tidak menetapkan Ramli MS sebagai tersangka.

“Saya akan ungkap semua walaupun harus mati, jelas sekali banyak kejanggalan dalam kasus ini,” katanya.

Amatan BERITAKINI.CO, dalam konferensi pers itu kuasa hukum Tgk Janggot kembali memutarkan video rekaman pemukulan tersebut.

Sementara Zahidin alias Tgk Janggot mengatakan pemukulan itu murni dilakukan Ramli MS.

Tgk Janggot dengan tegas mengatakan tidak rela jika yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Si Om bukan Ramli MS.

"Saya tidak ikhlas, karena yang memulai si Bupati, kenapa hanya Si Om yang ditetapkan sebagai tersangka," katanya.

Rubrik
Pemkab Pidie Jaya-Idulfitri

Komentar

Loading...