Telkom dan Telkomsel Didemo di Aceh Tenggara

Telkom dan Telkomsel Didemo di Aceh Tenggara

BERITAKINI.CO, Kutacane | Puluhan mahasiswa dan pemuda dari Karang Taruna Aceh Tenggara berunjuk rasa ke kantor Telkom dan kantor perwakilan Grapari Telkomsel di Kutacane pada Jumat pagi (9/10/2020).

Aksi demo para mahasiswa itu menyikapi buruknya jaringan internet dan telepon milik dua perusahaan jasa tersebut.

Pantauan BERITAKINI.CO, unjuk rasa awalnya dilancarkan di kantor PT Telkom, namun tak ada satu pun pihak yang menemui demonstran.

Aksi itu dilanjutkan ke kantor perwakilan Grapari Telkomsel.

Salah satu orator aksi Dahrinsyah menyatakan, unjuk rasa tersebut sebagai bentuk protes atas buruknya layanan Telkomsel yang dirasakan masyarakat selama ini.

“Ini murni karena banyaknya masyarakat yang mengeluhkan jaringan telepon dan internet di bawah Telkomsel,” katanya.

Gangguan jaringan itu kini dirasakan cukup merugikan masyarakat banyak di Kutacane.

Bahkan selama enam bulan terakhir jaringan internet milik Telkomsel kerap kali rusak.

"Kami elemen masyarakat di Aceh Tenggara merasa sangat dirugikan karena bobroknya jaringan Telkomsel yang kerap timbul- tenggelam atau putus-nyambung.

Terlebih kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini sedangkan jaringan internet itu sangat dibutuhkan," ujar Dahrinsyah.

Para siswa dan mahasiswa saat ini dituntut tetap melaksanakan belajar online atau dalam jaringan (daring) dan tentu itu membutuhkan akses internet.

"Kami minta kepada pihak Telkom atau Telkomsel untuk segera memperbaiki kualitas jaringan internet di Aceh Tenggara dan memberikan konpensasi kepada konsumen akibat bobroknya jaringan hal itu sesuia dengan UU Perlindungan Konsumen," katanya.

Selain itu, lanjut Dahrinsyah, pihak PT Telkom dan Telkomsel di Aceh Tenggara harus meminta maaf kepada masyarakat atas buruknya jaringan tersebut.

“Kami juga mendesak pihak PT Telkom dan Telkomsel untuk membangun tower di sejumlah titik terutama di Kecamatan Ketambe dan Leuser," katanya.

Karena aksi di depan kantor Grapari tak direspon, aksi demo dilanjutkan ke gedung DPRK Aceh Tenggara.

Dalam aksi itu massa mendesak pihak DPRK untuk memberikan peringatan keras kepada pihak PT. Telkom, Telkomsel, dan Dinas Kominfo Aceh Tenggara selaku representasi dari Pemkab Agara dengan menyurati Ombudsman serta Yayasan Layanan Konsumen Indonesia agar mengevaluasi kinerja PT Telkom dan Telkomsel.

Tiba di gedung wakil rakyat, puluhan mahasiswa itu disambut Wakil Ketua I DPRK Aceh Tenggara Jamuddin Selian serta sejumlah anggota dewan.

Jamuddin berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa tersebut.

"Kami akan menindaklanjuti tuntutan adik-adik terkait buruknya jaringan internet dan telepon di bawah Telkomsel," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...