Tampung 3,6 Juta Pengungsi Suriah, Erdogan Lontarkan Ancaman ke Eropa

Tampung 3,6 Juta Pengungsi Suriah, Erdogan Lontarkan Ancaman ke Eropa
kamp pengungsi Suriah di Turki (Foto: AFP Photo/ARIS MESSINIS)

BERITAKINI.CO | Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melontarkan ancaman pada Eropa terkait pengungsi Suriah yang membanjiri negaranya. Erdogan mengancam bahwa pemerintahannya akan mulai membiarkan pengungsi Suriah pergi ke Eropa jika Ankara tidak mendapatkan dukungan internasional yang lebih besar.

Diketahui bahwa Turki menampung lebih dari 3,6 juta pengungsi Suriah. Baru-baru ini Pemerintah Turki menyerukan adanya "zona aman" di wilayah timur laut Suriah sehingga para pengungsi Suriah bisa pulang ke negara asal mereka itu.

Jika zona aman tidak terbentuk, "kami akan terpaksa membuka pintu-pintu (perbatasan). Anda harus memberikan dukungan, atau jika Anda tidak mau, maaf, tetapi kami tak bisa menerima begitu banyak," kata Erdogan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (7/9/2019).

"Apakah kami akan menanggung beban ini sendirian?" tanya Erdogan dalam pidatonya yang disiarkan televisi di Ankara.

Erdogan mengklaim bahwa Turki telah menghabiskan dana US$ 40 miliar untuk para pengungsi. Erdogan mengkritik negara-negara Barat, khususnya Uni Eropa karena gagal menepati janji untuk memberikan bantuan terkait pengungsi Suriah.

Berdasarkan kesepakatan tahun 2016, Uni Eropa menjanjikan dana 6 miliar euro sebagai imbalan atas kontrol yang lebih ketat terhadap para pengungsi yang meninggalkan wilayah Turki menuju Eropa. Namun Erdogan mengatakan bahwa sejauh ini baru 3 miliar euro yang diterima Turki.

"Kami mungkin akan terpaksa melakukan ini (membuka pintu-pintu perbatasan) untuk mendapatkan ini (bantuan internasional)," ujar Erdogan.

Namun juru bicara Komisi Uni Eropa Natasha Bertaud membantah pernyataan Erdogan tersebut. Kepada para wartawan di Brussels, Belgia, dia mengatakan bahwa Uni Eropa telah memberikan 5,6 miliar euro ke Turki sesuai kesepakatan tersebut, dengan sisanya akan segera diberikan. | detik.com

Rubrik
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...