Takut Kuota Tak Terpenuhi, Pidie Jaya 'Urung' Terapkan Batasan Domisili Rekrutmen CPNS 2019

Takut Kuota Tak Terpenuhi, Pidie Jaya 'Urung' Terapkan Batasan Domisili Rekrutmen CPNS 2019

BERITAKINI.CO, Sigli | Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dipastikan tidak akan menerapkan batasan daerah domisili bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pidie Jaya, Sulaiman saat dikonfirmasi BERITAKINI.CO, Selasa (5/11/2019).

Menurutnya, pembatasan domisili bagi peserta CPNS akan berdampak tidak terpenuhinya kuota yang diberikan Pemerintah Pusat.

"Jika diterapkan pembatasan ini, ditakutkan kuota yang diberikan terbang nanti (hilang)," kata Sulaiman.

Selain itu, pembatasan domisili juga melanggar Peraturan Kementerian Pengembangan Aparatur dan Revormasi Birokrasi (Permenpan-RB).

Di mana setiap CPNS yang lulus, bersedia ditempatkan di seluruh daerah di Indonesia dan hal itu menjadi alasan pihaknya tidak melakukan pembatasan bagi peserta yang mendaftar.

"Wacananya memang mau membatasi, minimal KTP Aceh lah, namun secara aturan tidak boleh," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya diberikan kuota 150 CPNS, masing-masing 76 untuk formasi pendidikan SD dan SMP, 32 formasi kesehatan, dan 42 tenaga tekhnis.

Untuk tahapan penerimaan peserta, hingga saat ini pihaknya juga belum mendapatkan juknis jadwal pendaftaran perserta dari Kemanpan-RB.

"Jadwal pastinya belum konek, tapi menurut jadwal yang beredar mulai dibuka pendaftaran pada November ini," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...