Takut Ditimpa Bencana Karena Kerap Jadi Tempat Maksiat, Ratusan Emak-emak Tutup Akses Wisata Pantai Mantak Tari di Pidie

Takut Ditimpa Bencana Karena Kerap Jadi Tempat Maksiat, Ratusan Emak-emak Tutup Akses Wisata Pantai Mantak Tari di Pidie

BERITAKINI.CO, Sigli | Ratusan emak-emak yang berdomisili di sekitar lokasi wisata Pantai Mantak Raya, di Gampong Mantak Raya, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie menutup lokasi wisata tersebut.

Mereka mendirikan di setiap jalur masuk ke lokasi wisata tersebut.  Mereka mencegah setiap warga yang ingin mengunjungi pantai.

Selain itu, warga juga menuliskan beberapa pesan seperti "stop maksiat di lokasi wisata Mantak Tari," di beberapa karton dan digantung ditenda.

Nurhayati (43) warga yang ditemui di lokasi penutupan mengaku bahwa penutupan lokasi wisata tersebut inisiatif dari warga yang bermukim di sekitar pantai.

Seperti warga Gampong Mantak Raya, Kupula, Meunasah Lhee, Gampong Gajah Mate, dan warga Gampong Lapoh Awe.

Nurhayati menambahkan, penutupan akses ke pantai sudah dilakukan warga setempat sejak sepekan belakangan ini. Namun hari ini warga membangun tenda sebagai tempat untuk berteduh selama proses pengawasan berlangsung.

"Kami sudah ada di sini sejak 07.00 WIB hingga sore nanti," kata Nurhayati, Minggu (28/7/2019).

Tindakan penutupan akses menuju lokasi wisata pantai tersebut bahkan sudah sepengetahuan anggota Muspika Simpang Tiga dan sejumlah tokoh masyatakat.

Alasanya, lokasi wisata tersebut kerap kali dijadikan tempat maksiat, karena kurangnya pengawasan.

Warga yang merupakan korban gempa ketakutan, jika maksiat tidak secepatnya dicegah, daerah mereka akan membali mendapat teguran dari Allah.

"Angin puting beliung beberapa waktu lalu merupakan teguran bagi kami, makanya kami lakukan penutupan semantara," ujarnya.

Masyarkat baru bersedia membuka akses wisata tersebut setelah ada peraturan resmi dari pemerintah atau qanun, yang mengatur tata tertib, pengawasan dan penataan pantai dengan baik, hal itu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Jika ada qanun, jadi kita sama-sama bisa melakukan pengawasan terhadap pengunjung," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...