Tak Punya Uang Beli Narkoba, Pekerja Toko Bangunan di Pidie Gasak HP Majikan

Tak Punya Uang Beli Narkoba, Pekerja Toko Bangunan di Pidie Gasak HP Majikan

BERITAKINI.CO, Sigli | Tidak punya uang untuk membeli narkoba, dua pria asal Sumatera Utara (Sumut), nekat mencuri handphone milik keluarga majikan tempat mereka bekerja di Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.

Kedua tersangka berinisial R (23), warga Dusun II Selayang Desa Kampung Padang, Kecamatan Selesai, Langkat dan NG alias Boyes (50), warga Kampung Damai, Kecamatan Kota Madya Binjai.

Kapolsek Pidie Ipda Junaidi mengatakan, kedua tersangka ditangkap tim gabungan Res/Intel Polsek Pidie pada Senin (19/11/2018) sekira pukul 15.00 WIB, di tempat mereka bekerja.

Penangkapan kedua pelaku, kata Ipda Junaidi, berdasarkan laporan keluarga korban bernama Fauzi Nur (32) pemilik toko bangunan Indah Abadi tempat tersangka bekerja.

“Pemilik toko melaporkan bahwa di tempat usahanya telah hilang 2 unit handphone merk Iphone S6 dan merk Oppo milik keluarganya saat sedang tidur di kamar di lantai II Jumat (16/11/2018) lalu,” kata Kapolsek, Jumat (23/11/2018).

Dari laporan tersebut, kata dia, tim gabungan melakukan penyelidikan di lapangan dengan mengumpulkan beberapa keterangan saksi dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim akhirnya menemui titik terang dan mengarah kepada kedua pelaku.

“Tersangka kita tangkap saat sedang bekerja dan membawanya ke Mapolsek Pidie. Ada dua tersangka lain yang ikut terlibat namun belum berhasil kita tangkap,” kata Ipda Junaidi.

Hasil pemeriksaan, sambung Kapolsek, diketahui tersangka tidak hanya melakukan pencurian di toko bangunan tersebut. Tersangka mengaku telah melakukan aksi pencurian di sejumlah lokasi di Kabupaten Pidie.

“Mereka juga pernah mencuri handphone di Kecamatan Sakti. Yang paling banyak dilakukan di Kecamatan Pidie,” kata Kapolsek.

Menurut pengakuan kedua pelaku kepada petugas, uang hasil pencurian itu mereka gunakan untuk membeli narkoba.

“Pelaku terjerumus ke barang gelap narkotika, sehingga menghalalkan segala cara untuk mencari uang membeli barang haram tersebut karena kecanduan,” kata Kapolsek.

Kedua pelaku akan di jerat dengan pasal 363 Ayat 3e dan 4e jo Pasal 480 Ayat 1e KUHPidana. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannnya R dan NG harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Pidie.

Rubrik

Komentar

Loading...