Tak Lama Lagi Lebaran, Disdikbud Pidie Belum Juga Bayar Honor 600 Guru Kontrak

Tak Lama Lagi Lebaran, Disdikbud Pidie Belum Juga Bayar Honor 600 Guru Kontrak
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie, Yusmadi

BERITAKINI.CO, Sigli | Ratusan guru kontrak di Kabupaten Pidie belum menerima honornya sejak tiga bulan terakhir. 

Honor para guru kontrak itu sebetulnya masih jauh di bawah standar, yakni hanya Rp 600 ribu per bulan.

Salah satu guru kontrak yang dihubungi BERITAKINI.CO, Jumat (23/4/2021) menceritakan, bahwa keterlambatan pembayaran gaji tenaga kontrak sudah biasa dirasakan pihaknya. 

Karena jerih kerap tersendat, mereka pun harus memutar otak agar dapur tetap mengepul.

"Baru tiga bulan terakhir belum dibayar dan hal ini sudah biasa bagi kami guru kontrak," ujarnya. 

Tidak hanya para guru yang ditempatkan di daerah terpencil, guru Baca Tulis Al-Quran (BTQ) dan petugas peramu di SD dan SMP juga bernasib sama. 

Tenaga kontrak tersebut kabarnya juga belum mendapatkan jerih sejak Januari hingga Maret 2021.

"Tapi ini sudah mulai diminta menyerahan surat aktif, sementara untuk gaji tidak tau kapan akan diberikan," katanya.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pidie, Yusmadi yang dikonfirmasi terpisah mengakui belum ada amparahan gaji tenaga kontrak. 

Namun pihaknya sudah meminta para tenaga kontrak untuk menyiapkan administrasi, seperti surat aktif, sembari menunggu jadwal pencairan.

"Ini sedang proses pemberkasan, mudah-mudahan sebelum Hari Raya Idul Fitri sudah bisa menikmati jerihnya," kata Yusmadi. 

Ia merincikan, jumlah tenaga kontrak yang ditempatkan di beberapa SD dan SMP berjumlah 621 orang, terdiri dari 338 orang guru terpencil, 85 peramu, dan 198 orang guru BTQ. 

Sementara untuk jerih setiap tenaga kontrak bervariasi, guru terpincil diberikan Rp 600 ribu per bulan, peramu atau tenaga administrasi Rp 500 ribu dan guru BTQ sebesar Rp 300 ribu per bulan. 

"Gaji mereka beda-beda, menurut kemampuan keuangan daerah," ujarnya.

Rubrik

Komentar

Loading...