Tak Dibahas DPRK Simeulue, Bupati: Masih Ada Solusi Diperbupkan!

Oleh ,
Tak Dibahas DPRK Simeulue, Bupati: Masih Ada Solusi Diperbupkan!

BERITAKINI.CO, Sinabang | Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (RAPBK) Simeulue 2020 belum dibahas DPRK setempat.

Padahal batas waktu penetapan RAPBK menjadi APBK Simeulue 2020 telah lewat, yakni paling telat 30 November 2019.

Namun, hingga saat ini rancangan anggaran tersebut belum juga dibahas.

Salah seorang anggota DPRK Simeulue, Irawan Rudiono, saat ditanyakan terkait pembahasan, hanya menjawab singkat bahwa di lembaga legislatif itu tidak ada pembahasan APBK.

"Tidak ada pembahasan anggaran di DPRK," ujarnya melalui WhatsApp, pada Senin (2/12/2019).

Irawan Rudiono mengatakan, kendala yang menyebabkan RAPBK itu tidak dibahas karena dokumen RKUA PPAS dan RKA dari SKPK terlambat diserahkan ke DPRK.

Sementara itu, Bupati Simeulue Erli Hasim mengatakan pihaknya sudah melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya. Erli menyebutkan, seluruh dokumen telah diserahkan ke DPRK.

"Kewajiban sudah kita laksanakan, dokumen sudah kita serahkan. Nanti silahkan DPR untuk berfikir, mau dibahas atau tidak, itu ada di DPR," jelasnya kepada wartawan sesaat sebelum menghadiri sosialisasi di lantai tiga Setdakab Simeulue.

Namun, kata Erli, apabila pada tanggal yang telah ditentukan tidak dibahas juga, maka solusinya APBK akan diPerbupkan.

Terkait RAPBK yang belum juga dibahas itu, Erli Hasim, menghimbau kepada seluruh masyarakat supaya tidak gaduh dan jangan terlalu resah.

Karena, dikatakannya, pihak eksekutif dan legislatif akan terus bersinergi. APBK sebutnya, akan tetap berjalan dengan sukses.

"Meskipun APBK tidak dibahas, tetapi ada mekanisme yang kedua," cetusnya.

Rubrik

Komentar

Loading...