Tagih Komitmen Pilkada, Afridawati: Erli Hasim Malah Tuduh Saya Penyebar Video Mesranya

Tagih Komitmen Pilkada, Afridawati: Erli Hasim Malah Tuduh Saya Penyebar Video Mesranya
Erli Hasim-Arfidawati saat maju Pilkada 2017 lalu

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Pecah kongsi antara Bupati Simeulue Erli Hasim dengan wakilnya Afridawati bukan lagi sekedar isu.

Bahkan baru saja terjadi persitegangan antara kedua kepala daerah yang terpilih pada Pilkada 2017 lalu itu.

Informasi perseteruan antara mereka itu pun tersebar dengan cepat.

Dikonfirmasi BERITAKINI.CO, Afridawati tak menampik jika dia dan Erli Hasim terlibat cek-cok.

“Sebagai bupati, saya rasa Erli Hasim sudah semakin arogan, sombong lupa diri, dan pembohong,” kata Afridawati, Jumat (10/4/2020).

Menurut Afridawati, sudah hampir setahun dia dan Erli Hasim tak berkomunikasi, terutama soal tata kelola pemerintahan di Simeulue.

“Dia sama sekali tak memberikan peran apapun pada saya sebagai wakil bupati,” katanya.

Karena itu, kata Afridawati, Rabu pagi, 9 April 2020, dia pun menyambangi kantor bupati untuk menemui Erli Hasim.

“Saya tentu harus menanyakan komitmen-komitmen bersama yang pernah dibuat di notaris, saat maju pilkada dulu,” katanya.

“Karena tak satu pun komitmen itu terealisasi setelah tiga tahun.”

Afridawati mengaku kerepotan menghadapi para relawan yang telah membantunya saat pilkada.

“Saya tidak bisa berbuat banyak membantu para relawan yang pernah membantu saya sehingga kami berdua terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Simeulue,” katanya.

Itulah sebabnya, dia pun mendatangi langsung Erli Hasim di ruang kerjanya itu.

“Tapi bukan jawaban yang bagus saya dapati. Erli Hasim langsung emosi dengan nada tinggi dan menjawab, ‘Tidak ada komitmen-komitmen. Di sini saya sebagai bupati, bukan kau.’ Begitu jawaban dia,” ungkap Afridawati.

Afridawati mengungkapkan dia dituduh sebagai penyebar video mesra Erli Hasim, yang sempat beredar luas dan membuat geger itu.

“Dia marah dengan alasan dia menuduh saya yang menyebarkan video mesra itu, padahal itu semua tidak ada urusan dengan saya, bahkan dialah yang telah membuat suami saya masuk penjara,” kata Afridawati.

Afridawati pun mengungkapkan penyesalannya telah berpasangan dengan Erli Hasim saat pilkada 2017 lalu.

“Waktu itu dia lah yang memaksa agar saya mau berpasangan dengannya, saya waktu itu memang tidak mau, tapi didesak terus menerus agar saya mau berpasangan dengannya sebagai calon wakil bupati,” kata Afridawati.

Dia menceritakan bahwa saat itu bakal calon wakil bupati yang akan berpasangan dengan Erli Hasim tersandung persoalan hukum, sehingga Erli tak memiliki pasangan untuk maju sebagai calon kepala daerah. Sementara waktu pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati akan ditutup.

“Dia paksa saya agar mau menggantikan calon wakilnya yang tersandung masalah hukum saat itu, bahkan untuk meyakinkan saya, dia buat komitmen-komitmen pada notaris, salah satu isi komitmen tersebut membangun Simeulue bersama-sama, dengan saling terbuka, tapi sudah tiga tahun berjalan, semua komitmen itu tidak ada yang dipenuhi,” katanya.

“Bahkan semua keputusan yang diambil tidak melibatkan saya. Pergantian dan pelantikan para kepala dinas saya tidak dilibatkan, bahkan pelantikan para pejabat di lingkungan Pemkab Simeulue saya tidak mendapat undangan.”

BERITAKINI.CO belum berhasil mengonfirmasi Erli Hasim ihwal perseteruannya dengan Afridawati itu. 

Rubrik

Komentar

Loading...