Tagar #BoikotJNE Trending di Twitter, Ada Apa?

Tagar #BoikotJNE Trending di Twitter, Ada Apa?

BERITAKINI.CO, | Tagar #BoikotJNE sempat trending di Twitter dengan 14.300 tweets sejak Kemarin hingga hari ini Sabtu (12/12/2020).

Peristiwa ini terjadi di tengah HUT JNE yang ke-30, mengusung tema 30 Tahun Bahagia Bersama. Tema ini disebarluaskan JNE lewat akun Twitter resminya @JNE_ID.

Ajakan untuk tidak menggunakan salah satu perusahaan jasa pengiriman barang ini bermula ketika akun resmi perusahaan tersebut mengunggah video pendakwah Haikal Hassan yang mengucapkan selamat ulang tahun ke-30 kepada JNE.

Video yang diunggah di akun Twitter JNE_ID pada 4 Desember 2020 ini pun mendapat beragam komentar negatif dari Nitizen. Salah satunya dari pemilik akun Twitter @musashi_masabi yang mengatakan dirinya tidak akan lagi mengunakan layanan jasa JNE.

"Kayaknya harus pindah dari #jne #JNE30Tahun karena sudah Makai radikalis Haikal dijadikan konten," tulis pemilik akun ini.

Selain itu, akun pemilik akun Twitter @Ekosepu33616063 menyatakan dirinya memboikot JNE.

"Owalah... Ternyata oh ternyata jasa pengiriman JNE tuh milik Kadrun, kalo gitu fix Gue boikot JNE, #BoikotJNE," tulisnya.

Banyaknya komentar miring tentang video ucapan Haikal Hasan ini membuat pihak JNE pun menghapus unggahan tersebut.

Pihak JNE pun segera buka suara menanggapi #BoikotJNE,  Presiden Direktur JNE Mohammad Feriadi saat diminta komentarnya mengirimkan sebuah gambar. Dalam gambar tersebut menegaskan JNE tidak memihak pada apapun yang berbau SARA alias suku, agama, ras, dan antargolongan.

"JNE merangkul semua golongan dan tidak memihak pada agama, suku bangsa, ras, dan pandangan politik tertentu," dikutip dari keterangan gambar yang dikirimkan Bos JNE, (11/12/2020).

Selain itu disampaikan pula JNE juga terus memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh masyarakat Indonesia. Terima kasih," bunyi keterangan dalam gambar tersebut.

Sementara itu, Head of Media Relations JNE Hendrianida Primanti pun menegaskan 3 hal sebagai respons dari #BoikotJNE, yaitu:

1. JNE sebagai perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh anak bangsa, diawali dari pemahamannya sejak didirikan 30 tahun silam oleh Founding Father JNE, Bapak H. Soeprapto Soeparno. JNE mempunyai nilai-nilai spiritual seperti kebiasaan Memberi, Menyantuni dan Menyayangi kepada anak yatim, fakir miskin, tuna netra, janda tidak mampu dan kaum dhuafa lainnya.

2. JNE sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik bersifat netral merangkul semua golongan dan tidak memandang latar belakang agama, suku, ras, dan pandangan politik sebagaimana JNE memfasilitasi seluruh kegiatan untuk mendukung 50 ribu karyawan di seluruh nusantara yang juga dari berbagai latar belakang, suku, ras, serta agama.

3. Video-video yang kami post di social media kami dalam ucapan selamat ulang tahun yang ke 30. JNE menerima ucapan selamat ulang tahun dari pihak manapun dan merupakan sepenuhnya ucapan dari tokoh publik kepada perusahaan kami, sehingga tagline 'Bahagia Bersama' dapat bermakna mengantarkan kebahagiaan ke seluruh Indonesia dan memberikan manfaat terhadap bangsa mau pun negara.

"Besar harapan kami penjelasan ini menjadi informasi bermanfaat agar tidak terjadi kesalahpahaman atas hal yang terjadi tersebut," ujar Hendrianida dalam keterangan tertulis, Jumat (11/12/2020).

Rubrik
Sumber
detik.com, tagar.id

Komentar

Loading...