Sulaiman Resmi Jadi Ketua DPRA, Muharuddin: Saya Terima Lapang Dada

Sulaiman Resmi Jadi Ketua DPRA, Muharuddin: Saya Terima Lapang Dada

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Rapat paripurna khusus pergantian pimpinan alat kelengkapan DPRA berlangsung di gedung paripurna DPR Aceh di Banda Aceh, Selasa (6/11/2018).

Muharuddin memimpin sidang untuk penggantian dirinya dari jabatan ketua DPR Aceh. Terlihat, seluruh anggota DPR Aceh ikut hadir dalam rapat paripurna tersebut.

Muharuddin sempat mempersilahkan masing-masing fraksi untuk memberikan pandangan terkait keputusan rapat paripurna.

Namun semua fraksi menyetujui bahwa keputusan paripurna pergantian ketua DPR Aceh tidak lagi dibawa ke rapat badan musyawarah (banmus). Muharuddin pun kembali menjadi anggota biasa di DPRA.

Usai rapat paripurna, Muharuddin kepada wartawan mengatakan, proses pergantian ketua DPR Aceh sudah berjalan sesuai dengan mekanisme.

"Jadi nanti hasil rapat ini ke gubernur Aceh dan selanjutnya ke Kemendagri. Setelah itu Mendagri akan meng-SK kan ketua DPRA yang baru," kata Muharuddin.

Menurutnya, pergantian ketua DPR Aceh tersebut juga merupakan hak prerogatif partai.

"Jadi saya pikir tidak ada masalah. Saya terima dengan lapang dada. Nanti saya akan menyesuaikan menjadi anggota dewan biasa. Jadi mulai hari ini jabatan ketua DPR Aceh sudah tidak melekat lagi dengan saya," ujar Muhar.

Pergantian Ketua DPR Aceh Muharuddin diusulkan oleh Partai Aceh sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 0063/DPA/PA/X/2018 tertanggal 2 Oktober 2018 yang ditandatangani oleh Ketua Partai Aceh Muzakir Manaf dan Sekjen Partai Aceh Abu Razak.

Partai Aceh mengusulkan Sulaiman, anggota DPRA dari daerah pemilihan 5 Lhokseumawe dan Aceh Utara, sebagai ketua DPR Aceh yang baru menggantikan Muharuddin. | MAG-02

Komentar

Loading...