Sudah Empat Kali Ganti Direktur, Sama Indra Mengaku Trauma dengan PDAM Tirta Naga

Sudah Empat Kali Ganti Direktur, Sama Indra Mengaku Trauma dengan PDAM Tirta Naga

BERITAKINI.CO, Tapaktuan |   Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra melantik Cut Maisarah sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Naga, Kamis (25/1/2018).

Cut Maisarah adalah direktur keempat dalam periode kepemimpinan 2013-2018.

Disamping menaruh harapan pada direktur yang baru, namun fenomena itu ternyata membuat Sama Indra mengaku trauma.

“Saya jadi trauma dengan PDAM Tirta Naga Tapaktuan ini, sebab masa periode 2013-2018 sudah terjadi 3 kali pergantian manajemen, pertama, Junaidi Zaid, Eki Firman, Liyan Azwin," ujarnya.

Perusahaan daerah ini memang diketahui belum mampu menunjukkan kinerja maksimal. Tak sedikit masyarakat yang mengeluh lantaran macetnya distribusi air bersih ke rumah mereka.

Karena itu, Sama Indra mengatakan, Cut Maisarah harus mampu membalikkan keadaan tersebut.

“Jangan ada istilah musuh harus disingkirkan. Rangkul semua karena dalam manajemen yang dibutuhkan adalah kebersamaan, bukan individual,” katanya.

Sebelumnya, PDAM Tirta Naga dipimpin oleh Liyan Azwin. Tapi dia mengundurkan diri pada Mei 2017 lalu. Pemerintah Aceh Selatan menunjuk Cut Maisarah sebagai pejabat sementara.

Pada November 2017 lalu, Pemerintah Aceh Selatan membuka rekrutmen calon direktur. Tapi menurut Kabag Ekonomi Pemerintah Aceh Selatan, Pujianto, hanya Cut Maisarah yang mendaftar.

Komentar

Loading...