Status Lahan Sudah Jelas, Kodam Iskandar Muda Dukung Pembangunan Kolam Renang Tirta Raya

Status Lahan Sudah Jelas, Kodam Iskandar Muda Dukung Pembangunan Kolam Renang Tirta Raya
Kasdam Iskandar Muda Brigjen Achmad Daniel  Chardin dan Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto | Foto: BERITAKINI.CO/A Putra

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kodam Iskandar Muda siap mendukung agenda pembangunan Pemerintah Aceh, termasuk pembangunan kolam renang Tirta Raya Banda Aceh, salah satu sarana yang juga akan digunakan untuk pelaksaaan PON 2024.

Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) Iskandar Muda Brigjen Achmad Daniel  Chardin saat ditemui BERITAKINI.CO di komplek Pendopo Gubernur Aceh, Sabtu, (17/8/2019) mempersilakan pembangunan dilanjutkan dan keputusan pengelolaannya juga diserahkan kepada Pemerintah Aceh.

“Bagi Kodam Iskandar Muda yang terpenting ada kejelasan status tanah tersebut. Karena Kodam selalu direpotkan setiap kali ada pemeriksaan Mabes TNI, status tanah itu selalu menjadi temuan,” ungkapnya.

Sementara penyegelan yang dilakukan beberapa waktu lalu, kata Daniel, sebagai upaya penertiban agar Pemerintah Aceh memberikan perhatian ihwal status tanah tersebut.

Tujuan agar aset kodam Iskandar Muda memiliki kejelasan, dan hasilnya saat ini telah jelas.

“Sekarang sudah ada kejelasanya, tinggal kita tunggu saja bentuk kerjasamanya, dan Kodam Iskandar Muda siap mendukung  seluruh  proses pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh, apalagi untuk kepentingan masyarakat luas,” kata Daniel.

Selanjutnya, kata Daniel, belajar dari pelakasanaan PON di Riau, banyak sarana olahraga yang telah dibangun dengan menghabiskan dana milaran rupiah, kemudian memunculkan persoalan baru setelah even selesai.

“Seperti soal perawatan sarana olahraga tersebut, yang tidak terurus lalu terbengkalai,” katanya.

“Belajar dari Riau, Daniel mendukung pembangunan sarana olahraga untuk PON 2024 dibangun di lahan yang sudah jelas kepemilikannya, misalnya di lahan milik Unsyiah, lahan milik TNI dan Polri dan sebagainya, sehingga nanti sarana olah raga tersebut tetap terjaga dan terawat yang dilakukan oleh instansi tersebut, dan yang terpenting tetap bisa dipakai dan digunakan oleh masyarakat luas,” kata Daniel.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...