Soal UUPA, Begini Kata Wakil Gubernur Aceh

Soal UUPA, Begini Kata Wakil Gubernur Aceh
Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah di Meuligo Gubernur Aceh | Foto: BERITAKINI.CO/A. Putra

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah menanggapi ihwal berlakunya UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Seperti diketahui, dengan berlakunya UU tersebut, dua pasal Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dicabut.

Baca: Tiong dan Kautsar Gugat UU Pemilu ke MK

Menurut Nova, Aceh memang masih memiliki saluran hukum yang dibenarkan undang-undang yakni dengan menggugat UU Pemilu ke Mahkahmah Konstitusi.

“Tapi hal itu juga harus kita jadikan pengalaman dan kedepan kita perlu menyusun langkah preventif,” katanya pada BERITAKINI.CO di Meuligo Gubernur Aceh, usai melantik Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh, Senin (21/8/2017).

Baca: UU Pemilu Diteken Jokowi, DPRA: Kita Akan Gugat ke MK

Nova juga mengatakan, dalam menyikapi berlakunya UU Pemilu, dia meyakini bahwa rakyat Aceh, pemerintah daerah dan DPRA bersatu dan memiliki sikap yang sama.

“Karena itu kita sepakat perlu membentuk Desk Aceh untuk meneliti lebih lanjut ihwal ini,” katanya.

Desk Aceh ini, kata Nova, juga akan memastikan langkah-langkah antisipasi ke depan. Bukan hanya yang menyangkut UUPA, tapi semua regulasi yang menyangkut kepentingan Aceh.

“Pak gubernur sudah berpesan semua yang merugikan rakyat Aceh, itu harus dicegah. Jadi aspek pencegahan akan diutamakan sehingga perlu dikonstruksikan sebuah Desk Aceh yang di dalamnya diisi oleh semua unsur dan semua elemen masyarakat Aceh,” jelasnya.

Soal sikap partainya, ketua DPD Demokrat Aceh ini meminta wartawan untuk menanyakan langsung ke ketua Fraksi Demokrat di DPRA.(*)

Komentar

Loading...