Soal Mutasi Pejabat SKPA, Irwandi: Setelah Enam Bulan Kita Jalankan

Soal Mutasi Pejabat SKPA, Irwandi: Setelah Enam Bulan Kita Jalankan

BERITAKINI.CO, Suka Makmue | Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengaku harus bersabar hingga enam bulan sebelum bisa memastikan para pejabat yang membantunya adalah orang-orang pilihan dan mampu menerjemahkan kebijakan-kebijakannya.

“Apa yang bisa saya lakukan. Enam bulan tidak bisa memperbaiki. Tapi bila sudah sampai enam bulan, ya kita jalankan,” kata Irwandi saat ditanyai wartawan soal kemungkinan mutasi pejabat SKPA, Senin (9/10/2017).

Seperti diketahui, gubernur, bupati dan wali kota terpilih yang baru saja dilantik, tidak diperbolehkan melakukan penggantian pejabat di lingkungan pemda yang dipimpinnya. Batas waktu pergantian dalam jangka waktu enam bulan sejak tanggal pelantikan.

Hal ini mengacu pada surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang mengacu pada UU No. 8/2015 tentang Perubahan Atas undang-Undang Nomor 1/2015 tentang Penetapan Perpu Nomor 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi undang-Undang, khususnya pasal 162 ayat (3).

Irwandi memastikan dia akan menggunakan metode lelang jabatan untuk memilih para pembantunya nanti. Meski dia tetap memperhatikan kinerja para pejabat saat ini.

“Jika ada yang berprestasi, kita pertahankan saja,” katanya. Namun dia menolak mengungkapkan pejabat SKPA apa saja sejauh ini yang dinilai berkinerja baik.

Tapi dia mengatakan, para pejabat yang berkinerja belum menunjukkan kinerja optimal tak juga langsung dibatasi untuk ikut bersaing. “Mereka harus ikut tes lagi semua. Kalau mereka bisa lewat tes, ya sudah,” katanya.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...