Kadis Pangan Aceh Dituding Lakukan Pembohongan Publik

Kadis Pangan Aceh Dituding Lakukan Pembohongan Publik
ILUSTRASI NET

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Petani di wilayah barat selatan Aceh mengkritik pernyataan Kepala Dinas Pangan Aceh Ilyas, yang menyebutkan harga gabah di Kabupaten Aceh Selatan mencapai Rp 6.250 per kilogram.

Mereka menilai, pernyataan tersebut adalah pembohongan publik dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Kami sempat senang mendengar harga gabah di Aceh Selatan tinggi. Beberapa petani di Abdya bahkan sempat berencana menjual padi ke Aceh Selatan,” kata salah satu petani di Abdya, Harmansyah, pada BERITAKINI.CO, Senin (29/10/2018).

Fakta di lapangan, kata dia, saat ini harga gabah di Kabupaten Aceh Selatan berkisar Rp 4.900 hingga Rp 5.000 per kilogram.

“Saya sudah turun ke lapangan di Kecamatan Labuhan Haji dan bertemu dengan petani di sana untuk memastikan. Ternyata harga di sana tidak jauh beda dengan di Abdya,” kata Harmansyah.

Hermansyah mengaku heran dengan pernyataan yang disampaikan oleh Kadis Pangan Aceh. Ia bahkan mempertanyakan keakuratan data yang diterima oleh Ilyas.

“Akibat pernyataan kadis, saat ini terjadi keresahan di masyarakat. Kami minta kadis dalam membuat pernyataan harus benar-benar akurat dan sesuai data,” kata dia.

Sementara itu, Kadis Pangan Aceh Ilyas dikonfirmasi BERITAKINI.CO mengatakan, harga yang disampaikan tersebut berdasarkan hasil data yang dikirim oleh petugas lapangan pengumpul data harga gabah (enumerator) yang ada di Aceh Selatan yang dilaporkan setiap hari.

Menurut Ilyas, harga 6.250 perkilogram itu untuk gabah giling kering.

“Artinya gabah yang sudah dirontokan lalu dikeringkan oleh petani,” kata Ilyas, yang mengaku sedang berada di Medan, Sumatera Utara.

Sementara harga gabah siap panen, sambung Ilyas, harga jual sekitar Rp 5.700 perkilogram.

“Data ini kita peroleh dari petugas pencatat harga di lapangan dan Sekretaris Dinas Pangan Aceh Selatan,” terangnya.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...