Seludupkan 2 Kg Sabu, Petani Asal Aceh Timur Dicokok di Tanjung Priok

Seludupkan 2 Kg Sabu, Petani Asal Aceh Timur Dicokok di Tanjung Priok
Kapolresta Tanjung Priok, AKBP Reynold Elisa saat rilis kasus penangkapan narkoba/RMOL

BERITAKINI.CO | Tim Satuan Narkoba Polres Tanjung Priok adalah menangkap mata rantai jaringan narkoba Aceh-Batam-Jakarta, yang memakai kurir seorang petani yang tidak lulus SD berinisial JS dari Dusun SP Damar Kelurahan Labuhan Keude, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

Aparat menyita barang bukti sabu seberat 2 kg dari jaringan ini.

 Kapolres Tanjung Priok AKBP Reynold Elisa Partomuan Hutagalung mengatakan, berawal dari kegiatan pengamanan dan pelayanan kedatangan penumpang KM Kelud dari Batam tujuan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta di Terminal Penumpang Pelni pada hari Kamis,28 November 2019 sekira pukul 20.30 WIB.

Saat akan melewati x-ray di pintu keluar, JS menunjukan gerak-gerik yang mencurigakan.

Petugas pun melakukan pemeriksaan badan. Namun JS menghindar dan berlari sehingga kemudian dikejar dan berhasil ditangkap.

Pada saat digeledah ditemukan 5 paket plastik berisi narkoba jenis sabu yang disembunyikan di dalam celana dekat area kemaluan atau selangkangan, yang disembunyikan dengan menggunakan celana ketat berlapis-lapis.

"Tersangka kemudian diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat diperiksa, tersangka mengaku mendapat pesanan dari seseorang untuk mengirimkan narkotika jenis sabu ke Jakarta," kata Reynold, Sabtu (30/11/2019).

Tersangka kemudian membeli tiket dan berangkat dari Aceh ke Batam dengan menggunakan pesawat udara pada hari Senin, 25 November 2019 lalu.

Setelah tiba di Batam tersangka mendapat telepon untuk mengambil narkoba yang sudah disiapkan di pinggir jalan yang dibungkus plastik.

Barang haram itu kemudian dibawa ke penginapan dan setelah dibuka terdapat 5 paket plastik yang dilapisi dengan lakban warna merah, kuning, biru, berikut uang tunai sebesar satu juta rupiah.

Keesokan harinya pada hari Selasa, 26 November, tersangka menyembunyikan 5 paket sabu tersebut di sekitar area kemaluan/selangkangan dengan cara menggunakan celana ketat berlapis dan kemudian berangkat KM KELUD menuju Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara dan sampai pelabuhan Tanjung Priok.

Dan Kamis, 28 November 2019, dia akhirnya tertangkap.

Rubrik
Sumber
Rmol.id

Komentar

Loading...