Siap-siap, Aceh Singkil Terapkan Sanksi bagi Pelanggar Prokes Covid-19

Siap-siap, Aceh Singkil Terapkan Sanksi bagi Pelanggar Prokes Covid-19
Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh Singkil Mohd Ichsan

BERITAKINI.CO, Singkil | Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bakal memberlakukan sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Saat ini, Pemerintah Aceh Singkil telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 32 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengedalian Covid-19.

"Perbup ini sudah sah diberlakukan, namun untuk sementara sedang dalam tahap sosialisasi. Sasarannya sesuai pasal 13 tentang sosialisasi dan partisipasi kepada masyarakat, ulama, tokoh adat, tokoh masyakarat, dunia usaha, media, intelektual dan masyakarat lainya," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh Singkil Mohd Ichsan, Kamis (17/9/2020).

Menurutnya, berdasar perbup tersebut nantinya masyarakat yang melanggar protokol kesehatan juga akan dikenakan sanksi seperti teguran secara lisan, terguran tertulis, sanksi kerja sosial menggunakan rompi, hingga denda administratif sebesar Rp 50 ribu.

Bagi pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan juga akan diterapkan sanksi berupa teguran lisan, teguran tertulis, kemudian sanksi denda administratif sebesar Rp 100 ribu, penghentian sementara operasional usaha, serta pencabutan izin usaha.

Selain itulah tempat kerja atau kantor yang tidak menerapkan prokes juga akan dikenakan sanksi, pertama penghentian sementara kegiatan dengan penyegelan hingga sanksi adminitrasi dari Rp 1 juta hingga paling besar Rp 10 juta.

Namun sanksi ini tidak berlaku bagi perkantoran instansi Pemerintah Aceh Singkil.

Dalam pelaksanaannya, penerapan sanksi tersebut akan dilakukan oleh petugas Satpol PP WH berkoordinasi dengan TNI, Polri dan Satgas Penanganan Covid-19.

Denda tersebut nantinya akan disetor ke kas daerah oleh tim pengawasan dengan melampirkan bukti foto pelanggaran, foto copy tanda penyetoran dari Bank Aceh Syari'ah.

"Artinya denda administratif ini nantikan akan menjadi pendapatan daerah," kata Ichsan.

Editor

Komentar

Loading...