Setubuhi Anak Tiri, Sopir L-300 Divonis 180 Bulan Penjara

Setubuhi Anak Tiri, Sopir L-300 Divonis 180 Bulan Penjara

BERITAKINI.CO, Sigli | Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah Sigli memvonis Rid (49) warga Keumala, Kabupaten Pidie yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum L-300, 180 bulan penjara. 

Dia dinilai terbukti bersalah melakukan jarimah perkosaan dengan korban anak di bawah umur.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pidie, Ernita mengatakan, vonis tersebut sama seperti tuntutan jaksa yang mengacu pada Pasal 50 ayat 1 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat.

Dalam pasal tersebut, setiap orang yang dengan sengaja melakukan jarimah pemerkosaan terhadap anak diancam dengan uqubad takzir cambuk 150 kali, paling banyak 200 kali atau denda paling sedikit 1.500 gram emas dan maksimal 2.000 gram emas murni, atau penjara paling singkat 150 bulan dan paling lama 200 bulan. 

Rid sendiri ditangkap aparat kepolisian karena menyetubuhi anak di bawah umur yang tidak lain adalah anak kandung dari istri ketiganya. Korban sebut saja Bunga (14).

Pemerkosaan itu dilakukannya berkali-kali dalam rentang waktu hampir satu tahun tanpa diketahui istri atau ibu korban. 

Sementara korban yang selalu dalam ancaman, ketakutan hingga tak berani mengungkap perlakuan bejat sang ayah tiri.

Hingga suatu hari, karena sudah tak lagi sanggup memendam perbuatan keji itu, Bunga pun memberanikan diri menceritakan apa yang dialaminya kepada sang ibu. Rid pun dilaporkan ke polisi dan ditangkap.

Rubrik

Komentar

Loading...